display this

Kamis, 26 Maret 2026

Pemkab Soppeng Gelar FGD Terkait Pelaksanaan Survey Perencanaan Teknis Optimalisasi Lahan non Rawa

Soppeng Kabarta.com--- Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait persiapan pelaksanaan Survey Investigasi Desain (SID) kegiatan optimalisasi lahan non rawa, Kamis (25/3/2026), di ruang pimpinan Kantor Bupati Soppeng.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Soppeng H Suwardi Hasemg, Ketua Tim Penyusun SID LPPM Universitas Hasanuddin Andang Suryana Soma, Ph.D bersama tim, Manajer PLN Cabang Soppeng Ria Fitriani Rachman, serta Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Soppeng bersama sekretaris dan jajaran kepala bidang serta staf teknis.

Turut hadir Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) tingkat kabupaten dan koordinator PPL dari delapan kecamatan.

FGD ini menjadi forum untuk menyatukan persepsi, langkah, dan arah gerak dalam pelaksanaan survey perencanaan teknis optimalisasi lahan non rawa.

Pertemuan tersebut juga diarahkan untuk membangun kolaborasi antara program pemerintah pusat yang bersumber dari APBN dengan visi dan program prioritas Pemerintah Kabupaten Soppeng di sektor pertanian, termasuk program listrik masuk sawah.

Bupati Soppeng dalam arahannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dengan Kementerian Pertanian.

Ia menyebut, salah satu fokus pembahasan adalah penguatan program listrik masuk sawah sebagai solusi atas keterbatasan air saat musim tanam.

“Pertemuan ini adalah tindak lanjut pertemuan dengan Kementerian Pertanian yang membahas salah satu visi kami, yaitu listrik masuk sawah untuk mengatasi kondisi pertanian yang kekurangan air pada saat musim tanam, kami berharap ini dapat terwujud,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian merencanakan dukungan anggaran sekitar Rp67 miliar pada tahun ini melalui program Optimasi Lahan (OPLAH).

Ketua Tim SID, Andang Suryana Soma, memaparkan mekanisme dan metodologi penyusunan SID optimalisasi lahan non rawa. Ia menjelaskan bahwa keputusan teknis akan didasarkan pada potensi lahan serta kebutuhan kelompok tani yang menjadi sasaran survei.

Penentuan lokasi dan kelompok penerima, lanjutnya, mengacu pada data calon petani dan calon lokasi (CPCL) yang telah dihimpun oleh penyuluh pertanian, sehingga intervensi program lebih tepat sasaran.

Sementara itu, pihak PLN menjelaskan kondisi kuota serta kemampuan pembangunan jaringan instalasi listrik untuk mendukung program tersebut. 

Dukungan ini dinilai penting dalam mendorong keberhasilan optimalisasi lahan non rawa, khususnya melalui penyediaan akses energi bagi kegiatan pertanian.

PLN juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam mendukung program tersebut sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.

Melalui FGD ini, seluruh pihak diharapkan memiliki pemahaman yang sama sebelum pelaksanaan SID di lapangan, sehingga program dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Soppeng.(**)

Rabu, 18 Maret 2026

Jelang Idul Fitri 1447H, Bupati Soppeng Tinjau Sejumlah Titik Pos Pelayanan dan Pengamanan Operasi Ketupat

Soppeng Kabarta.com---  Beri rasa aman dan nyaman kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, bersama dengan Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle, Anggota Forkopimda dan OPD terkait  meninjau langsung pos pelayanan dan pengamanan Operasi Ketupat 2026, Rabu (18/3/2026). 

Peninjauan ini dilaksanakan di sejumlah titik pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di wilayah Kabupaten Soppeng, yakni di Pos Kecamatan Lalabata, Pos Kecamatan Lilirilau, Marioriawa, dan serta Marioriwawo.

Bupati Soppeng dalam kesempatan tersebut mengatakan apa yang kita lakukan saat ini untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik nantinya.

“Peninjauan ini sangat penting untuk memastikan seluruh personel siap siaga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kita ingin masyarakat merasa aman, nyaman, dan terbantu selama perjalanan mudik maupun arus balik nantinya,ucapnya.

Ia mengingatkan seluruh petugas agar tetap menjaga kesehatan dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengingat pengamanan dan penjagaan tersebut dilakukan selama 24 jam secara bergiliran yang berlangsung selama 13 hari, dimulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026.

“Ini merupakan langkah strategis yang dilakukan Polres Soppeng dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum Idul Fitri,”ungkapnya.

Ia juga sangat mengapresiasi sinergitas seluruh pihak yang terlibat, mulai dari TNI,Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP hingga tenaga kesehatan.(**)

Selasa, 17 Maret 2026

Perkuat Sinergi Lintas Sektor , Pemkab Soppeng Gelar Pertemuan Koordinasi Dukungan SERGAP

Soppeng Kabarta.com--- Dalam rangka menyatukan persepsi serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung program Serap Gabah Petani (SERGAP), Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar Pertemuan Koordinasi Dukungan Serap Gabah Petani Panen MT Oktober–Maret 2025/2026 di Aula Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Senin (16/3/2026).

Bupati Soppeng Suwardi Haseng dalam arahannya menyampaikan bahwa, pertemuan tersebut digelar menjelang masa panen yang diperkirakan meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri, sehingga diperlukan koordinasi yang kuat antara seluruh pihak terkait.

Menurutnya, Program Serap Gabah Petani merupakan program nasional yang bertujuan melindungi harga gabah petani saat panen. Karena itu kita harus memastikan harga gabah di tingkat petani tetap berada pada Harga Pembelian Pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram.

“Pertemuan ini kita laksanakan karena menjelang Hari Raya Idul Fitri banyak petani yang memasuki masa panen. Oleh karena itu kita perlu memperkuat sinergi dan koordinasi seluruh pihak, karena situasi panen saat ini tidak sama seperti sebelumnya. Ada beberapa perubahan yang nanti akan dijelaskan lebih rinci oleh Bulog dan Dinas Pertanian,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan bahwa program Serap Gabah Petani (SERGAP) merupakan program nasional yang bertujuan melindungi harga gabah petani saat panen agar tetap berada pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP)

“Program Serap Gabah Petani merupakan program nasional yang bertujuan melindungi harga gabah petani saat panen. Karena itu kita harus memastikan harga gabah di tingkat petani tetap berada pada Harga Pembelian Pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram,” tegasnya.

Bupati Soppeng manambahkan bahwa, program tersebut juga bertujuan memutus rantai distribusi yang terlalu panjang yang selama ini berpotensi menekan harga gabah di tingkat petani.

“Kita harus memastikan tidak ada potongan harga yang merugikan petani dan timbangan gabah harus sesuai. Ini adalah bentuk perlindungan kita kepada petani. Karena itu diperlukan komunikasi dan kerja sama yang baik antara Babinsa, Bulog, Dinas Pertanian, penyuluh, dan seluruh mitra,” jelasnya.(**)

Pererat Silaturahmi, Bupati Soppeng Buka Puasa Bersama Sejumlah Tokoh di Kediaman Ketua KONI

Soppeng Kabarta.com— Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Soppeng, Andi Muhammad Sadri, di kediamannya di Jalan H.A. Mahmud, Cangadi, Senin (16/3/2026).

Andi Muhammad Sadri yang juga menjabat Direktur Eksternal PT Pomala Plantation menggelar kegiatan tersebut sebagai ajang silaturahmi Ramadan.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Soppeng, tokoh masyarakat, serta tokoh organisasi. Di antaranya Direktur Perseroda PT Lamataesso Mattappa Musdar Asman, akademisi Nurmal Idrus, tokoh pemuda A. Akbar dan masyarakat Cangadi. 

Selain itu, kegiatan silaturahmi Ramadan tersebut juga dihadiri jajaran pimpinan Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Soppeng, Kabupaten Wajo, Bantaeng dan Provinsi Sulawesi Selatan.

Momentum buka puasa ini menjadi ruang mempererat hubungan antara unsur pemerintah daerah, kalangan dunia usaha, tokoh masyarakat, serta organisasi kepemudaan di Kabupaten Soppeng.

Dalam suasana penuh keakraban, para undangan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbincang dan bertukar pikiran mengenai berbagai hal terkait pembangunan daerah.

Minggu, 15 Maret 2026

APDESI Merah Putih Silaturahmi dengan Bupati Soppeng Guna Perkuat Koordinasi Pemda dan Pemdes

Soppeng Kabarta.com---, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih Sulawesi Selatan, Andi Mappakaya, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman dinas Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, dalam upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan organisasi perangkat desa yang baru terbentuk. Sabtu malam (14/3/2026). 

Andi Mappakaya yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia ( DPD APDESI ) Merah Putih Provinsi Sulawesi Selatan .dilantik di Hotel Cipta Pancoran, Jakarta pada Senin, (16/02/2026) lalu

Andi Mappakaya Kepala Desa
Tadang Palie, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan memasuki periode ketiganya sebagai kepala Desa pada tahun 2022 lalu. 

Dalam kunjungannya di Soppeng, Andi Mappakaya didampingi oleh Ketua DPD APDESI Merah Putih Soppeng, A. Wahyu Gunawan, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Ganra, serta jajaran pengurus lainnya. 

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan eksistensi organisasi sekaligus memperlihatkan struktur kepengurusan di tingkat kabupaten.

Sekretaris APDESI Merah Putih Soppeng sekaligus Kepala Desa Rompegading, Sakmawati Rahman, menyampaikan bahwa kunjungan ini dimanfaatkan untuk sosialisasi organisasi dan membangun hubungan yang lebih erat dengan pemerintah daerah. 

“Karena kepengurusan ini baru terbentuk, momentum Ramadhan kami gunakan untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan pengurus kepada Bapak Bupati,” ujar Sakmawati.

Sementara itu, Andi Mappakaya menekankan visi APDESI Merah Putih yang berfokus pada perubahan paradigma pembangunan desa. Ia menegaskan bahwa organisasi ini hadir untuk menjadi mitra strategis pemerintah di semua tingkatan, dari pusat hingga daerah. “Tujuan kami adalah menjadikan desa bukan hanya sebagai objek pembangunan, tetapi sebagai subjek aktif dalam perputaran ekonomi nasional,” kata Andi dengan penuh keyakinan.

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menyambut baik kehadiran pengurus APDESI Merah Putih. Dalam sambutannya, Suwardi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa untuk membangun "Bumi Latemmamala" menjadi lebih baik. 

Ia juga menyinggung tantangan ekonomi saat ini, di mana kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat berdampak pada ruang fiskal daerah. Meski demikian, ia optimis bahwa semua tantangan dapat diatasi apabila semua elemen pemerintah memiliki visi yang sama.

“Sebesar apapun tantangan yang kita hadapi, termasuk kebijakan efisiensi saat ini, semua bisa diatasi dengan rasa kebersamaan,” tutur Bupati Suwardi di hadapan para kepala desa yang hadir.

Pertemuan yang hangat dan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga momentum pembangunan di Kabupaten Soppeng melalui kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa. Para peserta sepakat untuk terus membangun komunikasi yang efektif dan memperkuat peran desa sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.(*)

Buka Puasa Bersama, Bupati Soppeng Pererat Hubungan Dengan Warga Mario Riaja


Soppeng kabarta.com---  Suasana kebersamaan dan kehangatan Ramadan terasa kuat dalam kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri langsung oleh Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, bersama masyarakat di depan Pasar Tanjong, Desa Mario Riaja Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh keakraban ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Ratusan warga tampak antusias menyambut kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Soppeng tersebut.

Acara buka puasa bersama ini diselenggarakan oleh Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Tanjong, Hj. Musdalifah, yang digelar di kediamannya yang berada di kawasan Pasar Tanjong. Lokasi tersebut juga dikenal sebagai tempat praktik pelayanan kesehatan umum milik dr. Ratna Budiaty Paisal.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga mempertemukan tenaga kesehatan dengan masyarakat dalam suasana yang santai dan penuh kekeluargaan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Soppeng turut didampingi oleh tim kendali SUKSES SETARA pada Pilkada lalu, yakni Nurmal Idrus dan A. Akbar. 

Kehadiran mereka turut menambah semarak kebersamaan dalam kegiatan yang berlangsung hangat tersebut.

Dalam sambutannya di hadapan masyarakat yang hadir, Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa bulan suci Ramadan memiliki makna yang sangat penting dalam memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, Ramadan bukan hanya menjadi waktu untuk meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga menjadi kesempatan yang sangat baik untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat rasa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

“Bulan suci Ramadan menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga kebersamaan dalam membangun daerah,” ujar Suwardi Haseng.

Ia juga berharap momentum kebersamaan seperti ini dapat terus dijaga dan dipelihara oleh seluruh elemen masyarakat. 

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat merupakan salah satu kunci utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik dan berkelanjutan.

Sementara itu, Hj. Musdalifah selaku penyelenggara kegiatan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Bupati Soppeng dalam acara tersebut.

Ia menilai kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara tenaga kesehatan dan masyarakat.

Menurutnya, kedekatan antara petugas kesehatan dan masyarakat sangat penting untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga kesehatan, terutama selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga pola makan yang sehat serta memperhatikan kondisi tubuh selama menjalankan ibadah puasa.

“Selama Ramadan, masyarakat tetap perlu memperhatikan pola makan yang seimbang serta menjaga kesehatan tubuh agar ibadah dapat dijalankan dengan baik,” ujarnya.

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana kebersamaan semakin terasa. Warga yang hadir tampak duduk bersama sambil berbincang santai menunggu azan Magrib berkumandang.

Berbagai hidangan berbuka puasa sederhana tersaji di lokasi kegiatan, mulai dari takjil hingga makanan berbuka yang dinikmati bersama oleh masyarakat dan tamu undangan.

Selain menikmati hidangan berbuka bersama, masyarakat juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan Bupati Soppeng. Sejumlah warga menyampaikan aspirasi, harapan, serta masukan terkait pembangunan daerah.

Kegiatan ini menjadi gambaran kuatnya hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat di Kabupaten Soppeng.

Momentum Ramadan yang penuh berkah ini pun menjadi sarana untuk memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong dalam membangun daerah.(**)

Jumat, 13 Maret 2026

Bupati Suwardi Haseng Pantau Langsung Layanan Cek Kesehatan Gratis di Pasar Ramadhan

Soppeng Kabarta.com— Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng memantau langsung layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dibuka di area Pasar Ramadhan SUKSES 2026 di Lapangan Gasis Watansoppeng, Kamis malam, 12 Maret 2026. Bupati datang didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Soppeng, Muhammad Evinuddin.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Suwardi melihat langsung aktivitas petugas kesehatan yang melayani warga yang datang memeriksakan kondisi kesehatannya. Bahkan, Bupati Soppeng juga ikut memanfaatkan layanan tersebut dengan melakukan pemeriksaan kesehatan di posko yang disiapkan di kawasan pasar ramadhan.

Posko CKG ini beroperasi setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WITA selama rangkaian kegiatan Pasar Ramadhan SUKSES 2026. Pada hari pertama pelaksanaannya, tercatat 50 warga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Soppeng, Muhammad Evinuddin, menjelaskan layanan ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis, seperti pengecekan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan dengan tenaga medis.

Menurutnya, kehadiran layanan CKG di tengah keramaian Pasar Ramadhan merupakan upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus mendorong warga untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.

“Harapannya masyarakat yang datang ke Pasar Ramadhan tidak hanya berbelanja atau menikmati suasana ramadhan, tetapi juga bisa memanfaatkan kesempatan untuk memeriksa kesehatannya,” ujarnya.

Program CKG ini dilaksanakan dengan melibatkan tenaga kesehatan dari sejumlah puskesmas di Kabupaten Soppeng yang bertugas secara bergiliran selama kegiatan berlangsung.(**)
© Copyright 2019 KABARTA | All Right Reserved