display this

Sabtu, 09 Mei 2026

Soppeng Menjadi Salah Satu Daerah Prioritas Program Pengembangan Pertanian Modern Kementan RI

Soppeng Kabarta.com--- Kabupaten Soppeng menjadi salah satu daerah prioritas dalam pengembangan pertanian modern dan program ketahanan pangan nasional dari kementerian pertanian RI, program ini merupakan sistem pertanian modern yang mengedepankan penggunaan benih unggul, pemupukan berimbang, mekanisasi pertanian, penggunaan alat tanam modern, hingga pemanfaatan drone dalam proses budidaya pertanian.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Prof. Dr. Ir. Fadjry Jufri, M.Si. saat penanaman perdana program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kelurahan Apanang, Kecamatan Liliriaja, Jumat (8/5/2026).

Menurut Fadjry Jufri, program tersebut sebelumnya telah diuji coba di Soppeng dan berhasil mencapai produktivitas 10,4 ton per hektar. Makanya tahun ini ditambah 120 hektar untuk Soppeng.

Ditambahkannya bahwa, di Sulawesi Selatan hanya terdapat empat kabupaten yang mendapatkan program PM-AAS, yakni Sidrap, Bone, Soppeng, dan Maros, olehnya itu Ia berharap dukungan dan keterlibatan Pemerintah Kabupaten Soppeng dapat membuat program tersebut berjalan maksimal dan terus berkembang.

Sementara Bupati Soppeng Suwardi Haseng, dalam sambutan pada kegiatan tersebut  menyampaikan bahwa, kegiatan ini bukan sekadar tanam perdana, tetapi menjadi tanda bahwa pertanian di Kabupaten Soppeng mulai bergerak menuju sistem pertanian yang lebih modern, maju, dan produktif.

“Program PM-AAS ini hadir untuk membantu petani bekerja lebih efisien melalui mekanisasi, penggunaan teknologi, pendampingan penyuluh, hingga pola tanam modern, dengan harapan hasil panen meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujarnya.

Ia juga mengajak petani untuk tidak takut terhadap perubahan dan perkembangan teknologi di sektor pertanian.

“Teknologi bukan untuk menggantikan petani, tetapi membantu petani agar kerja lebih ringan dan hasil lebih besar,” tutupnya.(**)

Sabtu, 18 April 2026

Lantik 18 Pejabat, PLT Sekda Soppeng Tegaskan; Ini Amanah yang Menuntut Integritas dan Profesionalisme

Soppeng Kabarta.com--- Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Soppeng, Andi Muhammad Surahman menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang menuntut integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Andi Muhammad Surahman saat melantik serta mengambil sumpah jabatan terhadap 18 pejabat administrator dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Soppeng di Aula Kantor BKPSDM Kabupaten Soppeng, Jumat, 17 April 2026.

la mengingatkan para pejabat yang dilantik untuk meningkatkan kinerja dan disiplin, serta memahami secara utuh tugas dan fungsi sesuai jabatan yang diemban.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah penataan birokrasi yang dilakukan pemerintah daerah untuk memastikan jabatan diisi aparatur sipil negara sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi.

Berikut nama 18 pejabat administrator dan fungsional yang dilantik:

1. AWALUDDIN, ST., MT., Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Soppeng.

2. Ir. PUJIARMAN, ST., MT., IPP, Kepala Bidang Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Soppeng.

3. ANDI WALINONO, S.Sos., M.AP., Kepala Seksi Pemerintahan pada Kelurahan Limpomajang, Kecamatan Marioriawa.

4. MURSIN, S.IP., Sekretaris Lurah Jennae, Kecamatan Liliriaja.

5. SULFA, S.IP., MM., Kepala Seksi Pemerintahan pada Kantor Kecamatan Lalabata.

6. MASTUTI, S.IP., Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum pada Kantor Kecamatan Liliriaja.

7. RUSMAN, S.Sos., M.Si., Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Madya pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

8. IWAN SETIAWAN, S.Kom., MM., Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Muda pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

9. WIDIAWATI, S.Si., MM., Administrator Kesehatan Ahli Madya pada UPT RSUD La Temmamala.

10. SAHRIANA GAFFAR, S. Kep., Ns., Epidemiolog Kesehatan Ahli Muda pada Dinas Kesehatan.

11. NUR ASYRUNI MUHARRAM, S.Tr. Kes., Administrator Kesehatan Ahli Muda pada Dinas Kesehatan.

12. NURHAYATI, S.E., M.Si., Perencana Ahli Muda pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

13. RESKI, S.A.P., Perencana Ahli Pertama pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah.

14. dr. ANDI NIKMA, Sp.B., Dokter Ahli Pertama pada UPT RSUD La Temmamala.

15. SYIARUDDIN, S.Kep., Ns., Perawat Penyelia pada UPT RSUD La Temmamala.

16. MARWAH, S.Pd., M.Pd., Guru Ahli Muda pada UPTD SPF SDN 141 Cennae.

17. SUPRIADI, S.Pd.Gr., M.Pd., Guru Ahli Pertama pada UPTD SPF SDN 141 Cennae.

18. WAHYU FIRMANSYAH, S.Pd., M.Pd., Guru Ahli Pertama pada UPTD SPF SDN 205 Macanre.(**)

Dorong Minat Baca Masyarakat, Askrindo Regional Makassar Berikan Bantuan Mobil Pintar Kepada Pemkab Soppeng

Makassar Kabarta.com---- Pemerintah Kabupaten Soppeng menerima bantuan satu unit Mobil Pintar (MOPI) dari PT Askrindo Regional Makassar dalam upaya memperluas akses literasi masyarakat, khususnya 
di wilayah pedesaan. 

Bantuan Mobil Pintar tersebut diserahkan langsung oleh Regional Office Head PT Askrindo Makassar, Cery Fertiliawan, kepada Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, di Makassar pada Jumat, 17 April 2026

Dalam keterangannya, Cery Fertiliawan menjelaskan bahwa Mobil Pintar merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan yang difokuskan pada peningkatan literasi masyarakat. keterbatasan akses bahan bacaan di wilayah terpencil masih menjadi tantangan yang perlu diatasi secara kolaboratif.

“Program ini bertujuan untuk mendorong minat baca masyarakat, terutama anak-anak di daerah pelosok yang memiliki keterbatasan akses terhadap bahan bacaan. Mobil Pintar ini membawa berbagai jenis buku mulai dari cerita anak, buku pelajaran sekolah, hingga literatur umum lainnya,” ujar Cery.

Ia menambahkan bahwa selain koleksi buku fisik, Mobil Pintar juga dilengkapi fasilitas literasi digital untuk mendukung pembelajaran masyarakat di era modern. 

Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat diharapkan dapat mulai terbiasa mengakses informasi secara lebih luas melalui media digital.

Lebih lanjut, pengelolaan operasional Mobil Pintar ini nantinya akan berada di bawah tanggung jawab Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Soppeng, yang akan mengatur jadwal kunjungan ke desa-desa serta memastikan program berjalan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Soppeng Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Askrindo atas dukungan yang diberikan kepada pemerintah daerah. Ia menilai bahwa bantuan tersebut merupakan langkah konkret dalam memperkuat budaya literasi di Kabupaten Soppeng.

“Bantuan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Mobil Pintar ini akan menjadi solusi jemput bola untuk menjangkau warga, terutama anak-anak dan masyarakat yang akses bukunya masih terbatas atau jauh dari perpustakaan,” ujar Suwardi.

Dengan hadirnya Mobil Pintar, pemerintah daerah berharap akses pendidikan non-formal dapat semakin merata hingga ke wilayah terpencil.

Program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat, khususnya generasi muda di daerah pedesaan.

PT Askrindo sebagai pihak pemberi bantuan menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial, terutama di sektor pendidikan dan literasi masyarakat.

Dengan adanya kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah daerah, program Mobil Pintar diharapkan dapat menjadi model penguatan literasi berbasis layanan bergerak yang efektif menjangkau masyarakat luas di Kabupaten Soppeng dan sekitarnya.(**)

Jumat, 17 April 2026

150 Santri dari Enam Pontren di Soppeng Terima Santunan BAZNAS

 

Soppeng Kabarta.com---  Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, KM. Satturi, menyerahkan santunan kepada 150 santri dan anak yatim.

Adapun penerima santunan berasal dari enam pondok pesantren di Kabupaten Soppeng diantaranya,Pontren Yasrib Lapajung Soppeng, Pontren DDI Pattojo, Pontren Pergis Ganra, Pontren Pertanian NU Sering, Pontren Darunnaim Pesse, Pontren As'Adiyah Tokare.

Penyerahan tersebut berlangsung di Masjid Agung Darussalam Watansoppeng, Kamis (16/4/2026).

Santunan tersebut merupakan bagian dari penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Soppeng.

Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, KM. Satturi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kehadiran BAZNAS dalam memberikan perhatian kepada santri dan anak yatim. Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan titipan dari para muzakki yang wajib disampaikan kepada penerima yang berhak.

“Anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama. Melalui penyaluran ini, kami berharap dapat membantu meringankan kebutuhan mereka serta menumbuhkan semangat dalam menempuh pendidikan. Kami juga mengapresiasi kepercayaan para muzakki yang telah menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Kabupaten Soppeng,” ujarnya.


Sementara itu, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Soppeng terus mendorong penguatan program sosial yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan.

Ia menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah dan BAZNAS memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan bantuan sosial di daerah.

“Program seperti ini sangat positif karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan para santri. Pemerintah daerah tentu mendukung penuh upaya-upaya yang dilakukan BAZNAS,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Melalui santunan ini, kita ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus membantu memenuhi kebutuhan mereka,” pungkasnya.(**)

Kamis, 16 April 2026

Cegah Tindak Kekerasan Terhadap Anak DP3AP2KB Soppeng Susun Rencana Aksi

Soppeng Kabarta.com--- Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar Pertemuan Penyusunan Rencana Aksi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak untuk Mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026 di Aula Kantor DP3AP2KB Kabupaten Soppeng, Rabu (15/4/2026).

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Soppeng, Hj. A. Husniati, S.Sos., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan sejumlah regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 

Selain itu, kegiatan ini juga mengacu pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) DP3AP2KB Tahun 2026.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menghapus terjadinya tindak kekerasan terhadap anak sekaligus memastikan pemenuhan hak anak secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Soppeng,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., dalam sambutannya menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah pusat hingga daerah. 

Ia menekankan bahwa perlindungan anak mencakup upaya menjamin hak anak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal, serta terbebas dari kekerasan dan diskriminasi.

“Rencana aksi pencegahan kekerasan terhadap anak merupakan komponen inti dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak. 

"Hal ini membutuhkan komitmen kuat dari seluruh pihak, termasuk dalam penyediaan data dan dokumen pendukung,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa indikator Kabupaten Layak Anak harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari melalui integrasi program, sumber daya, dan komitmen lintas sektor. 

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan, sistem pelaporan, serta penciptaan lingkungan yang aman, baik di sekolah maupun di lingkungan sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan forum anak untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama. Menurutnya, keberhasilan program KLA sangat ditentukan oleh sinergi semua pihak.

“Melalui pertemuan ini, kita ingin mengetahui dan mengevaluasi sejauh mana upaya yang telah dilakukan dalam pemenuhan hak anak sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” tambahnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas peserta, khususnya dalam penginputan data dan penyusunan dokumen evaluasi mandiri KLA, sehingga Kabupaten Soppeng dapat meraih predikat KLA yang lebih tinggi.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Soppeng secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan harapan seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

Pertemuan ini diikuti oleh Tim Gugus Tugas KLA yang terdiri dari 25 peserta, serta menghadirkan fasilitator KLA dari Provinsi Sulawesi Selatan sebagai pemateri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bappelitbangda selaku Ketua Tim Gugus Tugas KLA, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Soppeng, serta para Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Soppeng.(**)

Kamis, 02 April 2026

DPKHP Soppeng Akan Vaksinasi Hewan dan Bagi Puluhan Ribu Benih Ikan secara Gratis, Berikut Jadwalnya


Soppeng Kabarta.com— Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Soppeng ke-765 yang puncak perayaannya akan berlangsung pada 8 April 2026, Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Kabupaten Soppeng turut ambil bagian melalui kegiatan sosial bagi masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Soppeng Ir. Erman Asnawi M.Si Kepada Wartawan Kamis (2/4/2026)

Menurut Erman Asnawi, pihaknya akan melaksanakan dua kegiatan utama, yakni vaksinasi hewan kesayangan gratis serta pembagian benih ikan kepada masyarakat.

“Partisipasi kami dalam Hari Jadi Soppeng ini difokuskan pada peningkatan kesehatan hewan dan pemberdayaan sektor perikanan masyarakat. Ini juga sejalan dengan tema tahun ini, yaitu Sehat, Maju, Tangguh Berkelanjutan,” ujar Erman.

Ia menjelaskan, kegiatan vaksinasi hewan kesayangan difokuskan pada kucing dan anjing peliharaan sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit rabies. Rabies merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh virus dan dapat menular antarhewan maupun kepada manusia.

“Vaksinasi ini sangat penting untuk melindungi hewan peliharaan sekaligus menjaga kesehatan masyarakat dari ancaman rabies,” jelasnya.

Vaksinasi gratis tersebut akan dilaksanakan pada:

Tanggal: 8 April 2026

Waktu: 09.00 – 15.00 WITA

Tempat: Kantor DPKHP Soppeng

Kuota: 200 ekor hewan (kucing dan anjing)


Selain itu, DPKHP juga akan menggelar pembagian benih ikan gratis yang akan dipusatkan di Balai Benih Ikan (BBI) Ompo.

Adapun pelaksanaannya sebagai berikut:

Tanggal: 8 April 2026

Waktu: 07.00 – 17.00 WITA

Tempat: BBI Ompo

Jumlah: 30.000 ekor benih ikan


Erman berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, baik untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan maupun meningkatkan produktivitas di sektor perikanan.

“Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Semoga memberi manfaat nyata dan mendukung kesejahteraan masyarakat Soppeng,” tutupnya.(**)

Senin, 30 Maret 2026

Pemkab Soppeng Raih 2 Penghargaan Kategori Indeks Pembangunan Manusia dan Kategori Gini Ratio

Soppeng Kabarta.com--- Pemerintah Kabupaten Soppeng meraih penghargaan kategori Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari pemerintah provinsi Sulsel dengan nilai apresiasi sebesar Rp35.000.000. Kabupaten Soppeng sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026 dan penghargaan pada kategori Tingkat Ketimpangan Pengeluaran (Gini Ratio) dengan nilai apresiasi sebesar Rp150.000.000

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi kepada Bupati H. Suwardi Haseng, SE didampingi Wakil Bupati Soppeng Ir.Selle KS Dalle, pada kegiatan silaturahmi dan penyerahan Apresiasi yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, bertempat di Rumah Jabatan Gubernur, Kota Makassar, Minggu malam (29/3/2026).

Menurut Bupati Soppeng, capaian ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kabupaten Soppeng meraih penghargaan kategori Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan nilai apresiasi sebesar Rp35.000.000. Kabupaten Soppeng sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 72,76 poin pada tahun 2024 menjadi 73,69 poin pada tahun 2025. sehingga Pemerintah Sulsel memberikan apresiasi kepada Kabupaten Soppeng,” jelasnya.

Selain itu tambah Bupati Soppeng, Pemkab Soppeng juga memperoleh penghargaan pada kategori Tingkat Ketimpangan Pengeluaran (Gini Ratio) dengan nilai apresiasi sebesar Rp150.000.000. Dari data statistik Realisasi Gini Ratio Kabupaten Soppeng pada tahun 2023 nilai rasio gini pada 0,390, pada tahun 2024 turun di 0,381,sementara di tahun 2025 berhasil turun di 0,331, Penurunan ini mengindikasikan perbaikan ketimpangan pengeluaran, di mana distribusi pendapatan masyarakat dinilai lebih merata.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Soppeng,” pungkasnya.(**)

Sabtu, 28 Maret 2026

Hadiri Halal Bihalal KKS, Bupati Soppeng Paparkan Capaian Pembangunan Dalam Setahun Terakhir

Makassar, Kabarta.com--- Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE bersama Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle menghadiri kegiatan Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung di Hotel Four Point by Sheraton Makassar, Jumat malam (27/3/2026).

Kegiatan ini, mengusung tema “Massedi Ada, Massedi Gau” yang bermakna satu kata dan satu perbuatan, kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pemerintah, anggota Forkopimda, Tokoh masyarakat, serta warga KKS dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Panitia Pelaksana, Prof. Ir. Baharuddin Muhammad Tang, M.Si., Ph.D., dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa panitia bekerja dalam keterbatasan waktu yang sangat singkat, terutama karena bertepatan dengan momentum Idul Fitri.

“Dengan segala keterbatasan waktu, bahkan sebagian panitia harus pulang kampung saat Lebaran dan kembali beberapa hari setelahnya, Alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para undangan, khususnya tokoh-tokoh Soppeng, karena sebagian undangan disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp akibat keterbatasan waktu. Selain itu, ia mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan jumlah kehadiran melebihi kapasitas kursi yang disiapkan sekitar 850 kursi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Halal Bi Halal bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi ruang memperkuat nilai kebersamaan yang melampaui sekat-sekat kesukuan, serta menjadi wadah membangun peradaban berbasis persaudaraan dan kejujuran.

Sementara itu, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., dalam sambutannya menyampaikan Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Soppeng, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.

Apresiasi yang setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Soppeng (DPP KKS) dan panitia atas terselenggaranya kegiatan tahunan ini.

kegiatan ini bukan sekadar ajang melepas rindu, tetapi menjadi refleksi nilai kearifan lokal masyarakat Soppeng, khususnya semangat kebersamaan “Yasisoppengi”. Nilai-nilai leluhur seperti saling menguatkan, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta saling menghargai harus terus dijaga oleh seluruh warga KKS di manapun berada.

Bupati Soppeng juga memaparkan capaian pembangunan Kabupaten Soppeng dalam setahun terakhir, di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 72.76 poin pada tahun 2024 menjadi 73,69 poin pada tahun 2025. Peningkatan Angka Harapan Hidup dari usia 73.77 tahun 2024 menjadi usia 74,21 tahun pada 2025, Laju pertumbuhan PDRB dari 4.06% pada tahun 2024 meningkat menjadi 4,77 %. Penurunan Persentase Penduduk Miskin dari 6.90 % menjadi 6.65% pada tahun 2025. Dari capaian tersebut, daerah kita memperoleh apresiasi dari berbagai pihak diantaranya

Penghargaan tertinggi bidang Pendidikan Dwija Praja Nugraha atas dedikasi dan perhatian luar biasa terhadap kemajuan Pendidikan serta kesejahteraan guru.

Penghargaan bidang Kesehatan berupa UHC Award Kategori Madya (yang mana pada tahun sebelumnya kita masih kategori Pratama, dibawahnya madya).

Hasil Survey KPK yang menempatkan Soppeng pada peringkat pertama dalam "Zona Hijau/Terjaga, dan menjadikan sebagai Daerah Percontohan Integritas Di Sulawesi Selatan, dengan skor tertinggi yakni 80,48.

“Capaian ini tentu tidak lepas dari kerja bersama. Kami berharap dukungan dan kontribusi nyata dari seluruh warga KKS untuk terus membangun daerah kita,” tambahnya.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, S.H., yang turut hadir dalam sambutannya mengungkapkan rasa hormat dan kedekatannya dengan warga Soppeng. Ia bersama pihaknya untuk terus memberikan perhatian kepada warga KKS yang berdomisili di Kota Makassar.

“Saya memiliki kedekatan emosional dengan warga Soppeng. Kehadiran saya di sini adalah bentuk komitmen dan tanggung jawab untuk terus bersama-sama membangun,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Makassar saat ini berfokus pada program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat (impactful), sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Soppeng (DPP KKS), Irjen Pol (Purn) Dr. H. Burhanuddin Andi, M.H., menyampaikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia mengungkapkan rencana untuk membentuk wadah khusus bagi para akademisi, seperti doktor dan profesor asal Soppeng, guna diberdayakan dalam mendukung pembangunan, khususnya di Sulawesi Selatan.

“Kita memiliki banyak sumber daya manusia yang luar biasa. Ke depan, kita akan himpun dalam satu wadah untuk berkontribusi lebih besar dalam pembangunan daerah,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa KKS merupakan organisasi besar yang telah menghimpun hampir 30 kerukunan di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, keberhasilan warga Soppeng di perantauan dalam berbaur dengan masyarakat setempat menjadi kebanggaan tersendiri.

“Kita membawa misi yang sama sesuai tema Massedi Ada, Massedi Gau, yaitu satu kata dan satu perbuatan. Ini yang harus terus kita jaga,” tegasnya.

Untuk diketahui hadir pembawa Tausiyah dan hikmah Halal Bi Halal, Ustadz Drs. H. Arifuddin Lewa, S.H.I.,l.(**)
© Copyright 2019 KABARTA | All Right Reserved