display this

Sabtu, 18 April 2026

Lantik 18 Pejabat, PLT Sekda Soppeng Tegaskan; Ini Amanah yang Menuntut Integritas dan Profesionalisme

Soppeng Kabarta.com--- Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Soppeng, Andi Muhammad Surahman menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang menuntut integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Andi Muhammad Surahman saat melantik serta mengambil sumpah jabatan terhadap 18 pejabat administrator dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Soppeng di Aula Kantor BKPSDM Kabupaten Soppeng, Jumat, 17 April 2026.

la mengingatkan para pejabat yang dilantik untuk meningkatkan kinerja dan disiplin, serta memahami secara utuh tugas dan fungsi sesuai jabatan yang diemban.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah penataan birokrasi yang dilakukan pemerintah daerah untuk memastikan jabatan diisi aparatur sipil negara sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi.

Berikut nama 18 pejabat administrator dan fungsional yang dilantik:

1. AWALUDDIN, ST., MT., Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Soppeng.

2. Ir. PUJIARMAN, ST., MT., IPP, Kepala Bidang Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Soppeng.

3. ANDI WALINONO, S.Sos., M.AP., Kepala Seksi Pemerintahan pada Kelurahan Limpomajang, Kecamatan Marioriawa.

4. MURSIN, S.IP., Sekretaris Lurah Jennae, Kecamatan Liliriaja.

5. SULFA, S.IP., MM., Kepala Seksi Pemerintahan pada Kantor Kecamatan Lalabata.

6. MASTUTI, S.IP., Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum pada Kantor Kecamatan Liliriaja.

7. RUSMAN, S.Sos., M.Si., Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Madya pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

8. IWAN SETIAWAN, S.Kom., MM., Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Muda pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

9. WIDIAWATI, S.Si., MM., Administrator Kesehatan Ahli Madya pada UPT RSUD La Temmamala.

10. SAHRIANA GAFFAR, S. Kep., Ns., Epidemiolog Kesehatan Ahli Muda pada Dinas Kesehatan.

11. NUR ASYRUNI MUHARRAM, S.Tr. Kes., Administrator Kesehatan Ahli Muda pada Dinas Kesehatan.

12. NURHAYATI, S.E., M.Si., Perencana Ahli Muda pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

13. RESKI, S.A.P., Perencana Ahli Pertama pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah.

14. dr. ANDI NIKMA, Sp.B., Dokter Ahli Pertama pada UPT RSUD La Temmamala.

15. SYIARUDDIN, S.Kep., Ns., Perawat Penyelia pada UPT RSUD La Temmamala.

16. MARWAH, S.Pd., M.Pd., Guru Ahli Muda pada UPTD SPF SDN 141 Cennae.

17. SUPRIADI, S.Pd.Gr., M.Pd., Guru Ahli Pertama pada UPTD SPF SDN 141 Cennae.

18. WAHYU FIRMANSYAH, S.Pd., M.Pd., Guru Ahli Pertama pada UPTD SPF SDN 205 Macanre.(**)

Dorong Minat Baca Masyarakat, Askrindo Regional Makassar Berikan Bantuan Mobil Pintar Kepada Pemkab Soppeng

Makassar Kabarta.com---- Pemerintah Kabupaten Soppeng menerima bantuan satu unit Mobil Pintar (MOPI) dari PT Askrindo Regional Makassar dalam upaya memperluas akses literasi masyarakat, khususnya 
di wilayah pedesaan. 

Bantuan Mobil Pintar tersebut diserahkan langsung oleh Regional Office Head PT Askrindo Makassar, Cery Fertiliawan, kepada Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, di Makassar pada Jumat, 17 April 2026

Dalam keterangannya, Cery Fertiliawan menjelaskan bahwa Mobil Pintar merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan yang difokuskan pada peningkatan literasi masyarakat. keterbatasan akses bahan bacaan di wilayah terpencil masih menjadi tantangan yang perlu diatasi secara kolaboratif.

“Program ini bertujuan untuk mendorong minat baca masyarakat, terutama anak-anak di daerah pelosok yang memiliki keterbatasan akses terhadap bahan bacaan. Mobil Pintar ini membawa berbagai jenis buku mulai dari cerita anak, buku pelajaran sekolah, hingga literatur umum lainnya,” ujar Cery.

Ia menambahkan bahwa selain koleksi buku fisik, Mobil Pintar juga dilengkapi fasilitas literasi digital untuk mendukung pembelajaran masyarakat di era modern. 

Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat diharapkan dapat mulai terbiasa mengakses informasi secara lebih luas melalui media digital.

Lebih lanjut, pengelolaan operasional Mobil Pintar ini nantinya akan berada di bawah tanggung jawab Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Soppeng, yang akan mengatur jadwal kunjungan ke desa-desa serta memastikan program berjalan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Soppeng Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Askrindo atas dukungan yang diberikan kepada pemerintah daerah. Ia menilai bahwa bantuan tersebut merupakan langkah konkret dalam memperkuat budaya literasi di Kabupaten Soppeng.

“Bantuan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Mobil Pintar ini akan menjadi solusi jemput bola untuk menjangkau warga, terutama anak-anak dan masyarakat yang akses bukunya masih terbatas atau jauh dari perpustakaan,” ujar Suwardi.

Dengan hadirnya Mobil Pintar, pemerintah daerah berharap akses pendidikan non-formal dapat semakin merata hingga ke wilayah terpencil.

Program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat, khususnya generasi muda di daerah pedesaan.

PT Askrindo sebagai pihak pemberi bantuan menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial, terutama di sektor pendidikan dan literasi masyarakat.

Dengan adanya kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah daerah, program Mobil Pintar diharapkan dapat menjadi model penguatan literasi berbasis layanan bergerak yang efektif menjangkau masyarakat luas di Kabupaten Soppeng dan sekitarnya.(**)

Jumat, 17 April 2026

150 Santri dari Enam Pontren di Soppeng Terima Santunan BAZNAS

 

Soppeng Kabarta.com---  Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, KM. Satturi, menyerahkan santunan kepada 150 santri dan anak yatim.

Adapun penerima santunan berasal dari enam pondok pesantren di Kabupaten Soppeng diantaranya,Pontren Yasrib Lapajung Soppeng, Pontren DDI Pattojo, Pontren Pergis Ganra, Pontren Pertanian NU Sering, Pontren Darunnaim Pesse, Pontren As'Adiyah Tokare.

Penyerahan tersebut berlangsung di Masjid Agung Darussalam Watansoppeng, Kamis (16/4/2026).

Santunan tersebut merupakan bagian dari penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Soppeng.

Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, KM. Satturi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kehadiran BAZNAS dalam memberikan perhatian kepada santri dan anak yatim. Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan titipan dari para muzakki yang wajib disampaikan kepada penerima yang berhak.

“Anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama. Melalui penyaluran ini, kami berharap dapat membantu meringankan kebutuhan mereka serta menumbuhkan semangat dalam menempuh pendidikan. Kami juga mengapresiasi kepercayaan para muzakki yang telah menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Kabupaten Soppeng,” ujarnya.


Sementara itu, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Soppeng terus mendorong penguatan program sosial yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan.

Ia menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah dan BAZNAS memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan bantuan sosial di daerah.

“Program seperti ini sangat positif karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan para santri. Pemerintah daerah tentu mendukung penuh upaya-upaya yang dilakukan BAZNAS,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Melalui santunan ini, kita ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus membantu memenuhi kebutuhan mereka,” pungkasnya.(**)

Kamis, 16 April 2026

Cegah Tindak Kekerasan Terhadap Anak DP3AP2KB Soppeng Susun Rencana Aksi

Soppeng Kabarta.com--- Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar Pertemuan Penyusunan Rencana Aksi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak untuk Mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026 di Aula Kantor DP3AP2KB Kabupaten Soppeng, Rabu (15/4/2026).

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Soppeng, Hj. A. Husniati, S.Sos., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan sejumlah regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 

Selain itu, kegiatan ini juga mengacu pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) DP3AP2KB Tahun 2026.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menghapus terjadinya tindak kekerasan terhadap anak sekaligus memastikan pemenuhan hak anak secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Soppeng,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., dalam sambutannya menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah pusat hingga daerah. 

Ia menekankan bahwa perlindungan anak mencakup upaya menjamin hak anak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal, serta terbebas dari kekerasan dan diskriminasi.

“Rencana aksi pencegahan kekerasan terhadap anak merupakan komponen inti dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak. 

"Hal ini membutuhkan komitmen kuat dari seluruh pihak, termasuk dalam penyediaan data dan dokumen pendukung,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa indikator Kabupaten Layak Anak harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari melalui integrasi program, sumber daya, dan komitmen lintas sektor. 

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan, sistem pelaporan, serta penciptaan lingkungan yang aman, baik di sekolah maupun di lingkungan sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan forum anak untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama. Menurutnya, keberhasilan program KLA sangat ditentukan oleh sinergi semua pihak.

“Melalui pertemuan ini, kita ingin mengetahui dan mengevaluasi sejauh mana upaya yang telah dilakukan dalam pemenuhan hak anak sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” tambahnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas peserta, khususnya dalam penginputan data dan penyusunan dokumen evaluasi mandiri KLA, sehingga Kabupaten Soppeng dapat meraih predikat KLA yang lebih tinggi.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Soppeng secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan harapan seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

Pertemuan ini diikuti oleh Tim Gugus Tugas KLA yang terdiri dari 25 peserta, serta menghadirkan fasilitator KLA dari Provinsi Sulawesi Selatan sebagai pemateri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bappelitbangda selaku Ketua Tim Gugus Tugas KLA, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Soppeng, serta para Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Soppeng.(**)

Kamis, 02 April 2026

DPKHP Soppeng Akan Vaksinasi Hewan dan Bagi Puluhan Ribu Benih Ikan secara Gratis, Berikut Jadwalnya


Soppeng Kabarta.com— Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Soppeng ke-765 yang puncak perayaannya akan berlangsung pada 8 April 2026, Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Kabupaten Soppeng turut ambil bagian melalui kegiatan sosial bagi masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Soppeng Ir. Erman Asnawi M.Si Kepada Wartawan Kamis (2/4/2026)

Menurut Erman Asnawi, pihaknya akan melaksanakan dua kegiatan utama, yakni vaksinasi hewan kesayangan gratis serta pembagian benih ikan kepada masyarakat.

“Partisipasi kami dalam Hari Jadi Soppeng ini difokuskan pada peningkatan kesehatan hewan dan pemberdayaan sektor perikanan masyarakat. Ini juga sejalan dengan tema tahun ini, yaitu Sehat, Maju, Tangguh Berkelanjutan,” ujar Erman.

Ia menjelaskan, kegiatan vaksinasi hewan kesayangan difokuskan pada kucing dan anjing peliharaan sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit rabies. Rabies merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh virus dan dapat menular antarhewan maupun kepada manusia.

“Vaksinasi ini sangat penting untuk melindungi hewan peliharaan sekaligus menjaga kesehatan masyarakat dari ancaman rabies,” jelasnya.

Vaksinasi gratis tersebut akan dilaksanakan pada:

Tanggal: 8 April 2026

Waktu: 09.00 – 15.00 WITA

Tempat: Kantor DPKHP Soppeng

Kuota: 200 ekor hewan (kucing dan anjing)


Selain itu, DPKHP juga akan menggelar pembagian benih ikan gratis yang akan dipusatkan di Balai Benih Ikan (BBI) Ompo.

Adapun pelaksanaannya sebagai berikut:

Tanggal: 8 April 2026

Waktu: 07.00 – 17.00 WITA

Tempat: BBI Ompo

Jumlah: 30.000 ekor benih ikan


Erman berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, baik untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan maupun meningkatkan produktivitas di sektor perikanan.

“Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Semoga memberi manfaat nyata dan mendukung kesejahteraan masyarakat Soppeng,” tutupnya.(**)

Senin, 30 Maret 2026

Pemkab Soppeng Raih 2 Penghargaan Kategori Indeks Pembangunan Manusia dan Kategori Gini Ratio

Soppeng Kabarta.com--- Pemerintah Kabupaten Soppeng meraih penghargaan kategori Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari pemerintah provinsi Sulsel dengan nilai apresiasi sebesar Rp35.000.000. Kabupaten Soppeng sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026 dan penghargaan pada kategori Tingkat Ketimpangan Pengeluaran (Gini Ratio) dengan nilai apresiasi sebesar Rp150.000.000

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi kepada Bupati H. Suwardi Haseng, SE didampingi Wakil Bupati Soppeng Ir.Selle KS Dalle, pada kegiatan silaturahmi dan penyerahan Apresiasi yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, bertempat di Rumah Jabatan Gubernur, Kota Makassar, Minggu malam (29/3/2026).

Menurut Bupati Soppeng, capaian ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kabupaten Soppeng meraih penghargaan kategori Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan nilai apresiasi sebesar Rp35.000.000. Kabupaten Soppeng sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 72,76 poin pada tahun 2024 menjadi 73,69 poin pada tahun 2025. sehingga Pemerintah Sulsel memberikan apresiasi kepada Kabupaten Soppeng,” jelasnya.

Selain itu tambah Bupati Soppeng, Pemkab Soppeng juga memperoleh penghargaan pada kategori Tingkat Ketimpangan Pengeluaran (Gini Ratio) dengan nilai apresiasi sebesar Rp150.000.000. Dari data statistik Realisasi Gini Ratio Kabupaten Soppeng pada tahun 2023 nilai rasio gini pada 0,390, pada tahun 2024 turun di 0,381,sementara di tahun 2025 berhasil turun di 0,331, Penurunan ini mengindikasikan perbaikan ketimpangan pengeluaran, di mana distribusi pendapatan masyarakat dinilai lebih merata.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Soppeng,” pungkasnya.(**)

Kamis, 26 Maret 2026

Bupati dan Wakil Bupati Soppeng Hadiri Pertemuan Saudagar Bugis Makassar 2026

Makassar Kabarta.com— Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati Selle KS Dalle menghadiri pembukaan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 yang digelar di Phinisi Ballroom Claro Hotel Makassar, Kamis (26/3/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh” ini menjadi ruang strategis mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat jejaring serta kolaborasi ekonomi.

Sejumlah tokoh nasional turut hadir, di antaranya Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang juga menjabat Ketua BPP KKSS, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Dzulfikar Ahmad Tawalla, Aksa Mahmud, Sekjen BPP KKSS dan Ketua KADIN Sulsel. 

Selain itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama sejumlah gubernur dari luar daerah dan seluruh kepala daerah se-Sulsel juga tampak hadir.

Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menilai, PSBM 2026 membawa manfaat besar bagi daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat besar bagi kabupaten di Sulsel berupa penguatan investasi, jejaring bisnis antar-daerah, serta pertukaran ide guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dengan hadirnya ribuan pengusaha,” ujarnya.

Selain menghadiri kegiatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Soppeng juga memanfaatkan momentum pertemuan dengan Gubernur Sulawesi Selatan untuk menyampaikan undangan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Soppeng ke-765.

Wakil Bupati Selle KS Dalle menjelaskan, penyampaian undangan tersebut dilakukan atas arahan langsung Gubernur Sulawesi Selatan agar tidak perlu lagi melakukan pertemuan terpisah.

“Iya, awalnya diagendakan bertemu di rumah jabatan sore ini. Namun saat bertemu di mushalla, Pak Gubernur menyampaikan agar undangan disampaikan langsung saja di tempat, supaya tidak perlu repot lagi. Pak Bupati bersama saya kemudian menyerahkan undangan HUT Soppeng kepada beliau. Insya Allah, jika tidak ada halangan, puncak peringatan HUT Soppeng akan dilaksanakan pada 8 April 2026,” ujarnya.

Momentum kehadiran Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam forum tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan antardaerah, tetapi juga membuka peluang kerja sama konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat. 

Sekaligus, undangan HUT Soppeng ke-765 yang telah disampaikan menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam mendukung agenda pembangunan ke depan.

Selasa, 17 Maret 2026

Perkuat Sinergi Lintas Sektor , Pemkab Soppeng Gelar Pertemuan Koordinasi Dukungan SERGAP

Soppeng Kabarta.com--- Dalam rangka menyatukan persepsi serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung program Serap Gabah Petani (SERGAP), Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar Pertemuan Koordinasi Dukungan Serap Gabah Petani Panen MT Oktober–Maret 2025/2026 di Aula Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Senin (16/3/2026).

Bupati Soppeng Suwardi Haseng dalam arahannya menyampaikan bahwa, pertemuan tersebut digelar menjelang masa panen yang diperkirakan meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri, sehingga diperlukan koordinasi yang kuat antara seluruh pihak terkait.

Menurutnya, Program Serap Gabah Petani merupakan program nasional yang bertujuan melindungi harga gabah petani saat panen. Karena itu kita harus memastikan harga gabah di tingkat petani tetap berada pada Harga Pembelian Pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram.

“Pertemuan ini kita laksanakan karena menjelang Hari Raya Idul Fitri banyak petani yang memasuki masa panen. Oleh karena itu kita perlu memperkuat sinergi dan koordinasi seluruh pihak, karena situasi panen saat ini tidak sama seperti sebelumnya. Ada beberapa perubahan yang nanti akan dijelaskan lebih rinci oleh Bulog dan Dinas Pertanian,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan bahwa program Serap Gabah Petani (SERGAP) merupakan program nasional yang bertujuan melindungi harga gabah petani saat panen agar tetap berada pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP)

“Program Serap Gabah Petani merupakan program nasional yang bertujuan melindungi harga gabah petani saat panen. Karena itu kita harus memastikan harga gabah di tingkat petani tetap berada pada Harga Pembelian Pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram,” tegasnya.

Bupati Soppeng manambahkan bahwa, program tersebut juga bertujuan memutus rantai distribusi yang terlalu panjang yang selama ini berpotensi menekan harga gabah di tingkat petani.

“Kita harus memastikan tidak ada potongan harga yang merugikan petani dan timbangan gabah harus sesuai. Ini adalah bentuk perlindungan kita kepada petani. Karena itu diperlukan komunikasi dan kerja sama yang baik antara Babinsa, Bulog, Dinas Pertanian, penyuluh, dan seluruh mitra,” jelasnya.(**)

Minggu, 15 Maret 2026

APDESI Merah Putih Silaturahmi dengan Bupati Soppeng Guna Perkuat Koordinasi Pemda dan Pemdes

Soppeng Kabarta.com---, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih Sulawesi Selatan, Andi Mappakaya, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman dinas Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, dalam upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan organisasi perangkat desa yang baru terbentuk. Sabtu malam (14/3/2026). 

Andi Mappakaya yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia ( DPD APDESI ) Merah Putih Provinsi Sulawesi Selatan .dilantik di Hotel Cipta Pancoran, Jakarta pada Senin, (16/02/2026) lalu

Andi Mappakaya Kepala Desa
Tadang Palie, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan memasuki periode ketiganya sebagai kepala Desa pada tahun 2022 lalu. 

Dalam kunjungannya di Soppeng, Andi Mappakaya didampingi oleh Ketua DPD APDESI Merah Putih Soppeng, A. Wahyu Gunawan, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Ganra, serta jajaran pengurus lainnya. 

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan eksistensi organisasi sekaligus memperlihatkan struktur kepengurusan di tingkat kabupaten.

Sekretaris APDESI Merah Putih Soppeng sekaligus Kepala Desa Rompegading, Sakmawati Rahman, menyampaikan bahwa kunjungan ini dimanfaatkan untuk sosialisasi organisasi dan membangun hubungan yang lebih erat dengan pemerintah daerah. 

“Karena kepengurusan ini baru terbentuk, momentum Ramadhan kami gunakan untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan pengurus kepada Bapak Bupati,” ujar Sakmawati.

Sementara itu, Andi Mappakaya menekankan visi APDESI Merah Putih yang berfokus pada perubahan paradigma pembangunan desa. Ia menegaskan bahwa organisasi ini hadir untuk menjadi mitra strategis pemerintah di semua tingkatan, dari pusat hingga daerah. “Tujuan kami adalah menjadikan desa bukan hanya sebagai objek pembangunan, tetapi sebagai subjek aktif dalam perputaran ekonomi nasional,” kata Andi dengan penuh keyakinan.

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menyambut baik kehadiran pengurus APDESI Merah Putih. Dalam sambutannya, Suwardi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa untuk membangun "Bumi Latemmamala" menjadi lebih baik. 

Ia juga menyinggung tantangan ekonomi saat ini, di mana kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat berdampak pada ruang fiskal daerah. Meski demikian, ia optimis bahwa semua tantangan dapat diatasi apabila semua elemen pemerintah memiliki visi yang sama.

“Sebesar apapun tantangan yang kita hadapi, termasuk kebijakan efisiensi saat ini, semua bisa diatasi dengan rasa kebersamaan,” tutur Bupati Suwardi di hadapan para kepala desa yang hadir.

Pertemuan yang hangat dan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga momentum pembangunan di Kabupaten Soppeng melalui kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa. Para peserta sepakat untuk terus membangun komunikasi yang efektif dan memperkuat peran desa sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.(*)

Rabu, 25 Februari 2026

Terima Kunjungan Tim Waseng Mabes AD, Suwardi Haseng Apresiasi Pelaksanaan Program TMMD di Soppeng

Soppeng Kabarta.com--- Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., bersama forkopimda dan kepala SKPD menyambut kedatangan Tim Wasev (Pengawasan dan Evaluasi) Pusterad (Pusat Teritorial Angkatan Darat) Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Brigjen TNI Mukhlis, S.AP., M.M, bertempat di 888 Riverside Resort. Rabu (25/2/2026)

Bupati Soppeng dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih dan selamat datang kepada Brigjen TNI Mukhlis, S.AP., M.M,atas kedatangannya di Kabupaten Soppeng, dirinya sangat mengapresiasi atas pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 di wilayah Kabupaten Soppeng.

“TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan. Pemerintah Kabupaten Soppeng mendukung penuh kegiatan TMMD sebagai wujud kolaborasi yang efektif dalam meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat,”ucapnya.

Menurut Bupati Soppeng kehadiran Tim Wasev menjadi motivasi untuk memastikan seluruh program berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan TMMD. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dan memberikan dukungan sesuai kewenangan guna menyukseskan program tersebut,”ungkapnya.

Bupati Soppeng berharap kunjungan kerja Tim Wasev Ir Pusterad ini semakin memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Soppeng melalui program TMMD.(**)

Pemerintah Desa Se-kabupaten Soppeng Teken MOU dan PKS dengan PT BRI

Soppeng, Kabarta.com--- Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., saksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Watansoppeng dengan Pemerintah Desa se-Kabupaten Soppeng di Aula Kantor Cabang BRI Watansoppeng, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Soppeng dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk BO Watansoppeng tanggal 22 Desember 2025 Nomor: 100.3.7/09.0.0.1/KSBD/XI/2025 tentang Layanan Jasa Perbankan.

Pada kegiatan tersebut, penandatanganan Nota kesepahaman dilakukan oleh  Kepala BPKPD Kabupaten Soppeng, Drs. H. Dipa, bersama BOH BRI Soppeng, Rahmatulloh Habibi.

BOH BRI Soppeng, Rahmatulloh Habibi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Nota kesepahaman tersebut bertujuan meningkatkan kualitas layanan perbankan di lingkungan pemerintahan desa.

Keberadaan layanan jasa perbankan BRI di Kabupaten Soppeng memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas keuangan pemerintah desa, pembangunan, serta pelayanan publik kepada masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa BRI mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui penerapan digitalisasi sistem pembayaran, khususnya Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, yang diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sementara itu, Bupati Soppeng, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan pihak BRI, kerja sama ini dapat diimplementasikan secara optimal di seluruh desa demi mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Soppeng.(**)

Selasa, 24 Februari 2026

Dorong UMKM lokal Agar Mandiri dan Berdaya Saing, Pemkab Soppeng Gelar Pasar Ramadan Sukses

Soppeng, Kabarta.com---   Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, membuka secara resmi Pasar Ramadan Sukses 2026
Selasa (24/2/2026), di Lapangan Gasis, Jalan Pemuda Watansoppeng.

Kegiatan tahunan ini hadir sebagai sarana bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan berbuka puasa sekaligus memperkuat silaturahmi, mempererat kebersamaan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Suwardi menegaskan bahwa penyelenggaraan Pasar Ramadan Sukses merupakan inisiatif pemerintah daerah untuk memastikan tradisi pasar Ramadan tetap berjalan dengan tertib, efisien, dan profesional.

“Kegiatan ini adalah langkah nyata dalam mendorong UMKM lokal agar semakin mandiri dan berdaya saing. Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen menjadikan UMKM sebagai pilar utama penguatan ekonomi daerah,” ujarnya.

Selain menyediakan berbagai produk makanan dan minuman untuk berbuka, Pasar Ramadan Sukses 2026 menghadirkan inovasi berupa penyewaan tenda berukuran 3x3 meter.

Fasilitas ini ditujukan bagi pedagang UMKM agar dapat memaksimalkan penjualan dan menata lapak dengan lebih profesional.

Menurut Bupati Suwardi, langkah ini diharapkan memberi peluang tambahan bagi pelaku usaha kecil dan menengah, sekaligus menciptakan suasana pasar yang tertata rapi dan nyaman bagi pengunjung.

Kami ingin setiap pelaku UMKM merasakan manfaat nyata dari kegiatan ini, bukan sekadar mendapatkan ruang jualan, tetapi juga peningkatan kapasitas usaha,” tambahnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk mendukung produk lokal, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memanfaatkan momentum Ramadan sebagai sarana meningkatkan kualitas ibadah dan kebersamaan.

“Pasar Ramadan bukan hanya soal transaksi ekonomi, tetapi juga tentang mempererat ikatan sosial dan tradisi lokal yang telah berlangsung turun-temurun,” kata Suwardi.

Acara pembukaan Pasar Ramadan Sukses 2026 dihadiri oleh unsur Forkopimda, Pj. Sekda Kabupaten Soppeng, Staf Ahli dan Asisten Setda, Kepala SKPD, para Camat, pimpinan organisasi masyarakat dan pemuda, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kehadiran berbagai pihak menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan yang menjadi ikon tahunan Kabupaten Soppeng ini.

Dengan penyelenggaraan yang profesional dan berkelanjutan, Pasar Ramadan Sukses 2026 diharapkan menjadi momentum penting bagi pengembangan ekonomi lokal, peningkatan kualitas ibadah selama Ramadan, serta penguatan tradisi pasar yang mendukung kesejahteraan masyarakat luas.(**)

Senin, 23 Februari 2026

Pemkab Soppeng dan Kejaksaan Tandatangani Nota KesepahamanTerkait Masalah Penanganan Masalah Hukum

Soppeng Kabarta.com--- Pemerintah Kabupaten Soppeng bersama Kejaksaan Negeri Soppeng melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Kerja Sama dan Koordinasi dalam rangka Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.di Aula Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Senin (23/02/2026)

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng bersama Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng, Sulta Donna Sitohang, disaksikan Wakil Bupati Soppeng, Pj. Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, Asisten Setda, Kepala SKPD beserta jajaran eselon III, para Kepala Bagian Setda, Camat se-Kabupaten Soppeng, Kepala Desa/Lurah, serta Ketua BPD se-Kabupaten Soppeng.

Bupati Soppeng  dalam sambutannya mengajak seluruh hadirin menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh keimanan dan sukacita, seraya berharap agar segala amal ibadah dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Bupati menegaskan bahwa penandatanganan kesepakatan bersama ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum serta aparat pengawasan internal pemerintah, agar setiap program dan kegiatan pembangunan berjalan sesuai peraturan perundang-undangan, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Kita ingin memastikan setiap kebijakan dan pelaksanaan pembangunan didampingi secara hukum agar tidak terjadi penyimpangan di kemudian hari. Kerja sama ini adalah langkah preventif agar seluruh jajaran bekerja dengan rasa aman dalam koridor aturan,” ujar Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam membangun Soppeng yang sehat, maju, dan berdaya saing berbasis agropolitan.

Sementara itu, Kajari Soppeng Sulta Donna Sitohang dalam sambutannya menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendampingi Pemerintah Daerah dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

Kejari juga menekankan bahwa pendekatan preventif dan edukatif harus dikedepankan.

“Kami lebih mengedepankan pencegahan daripada penindakan. Namun apabila setelah diberikan pembinaan dan peringatan masih terjadi pelanggaran, tentu ada konsekuensi hukum,” tegasnya.

Kajari  mengingatkan seluruh kepala OPD, kepala desa, dan jajaran pemerintah daerah untuk tidak segan melaporkan apabila terdapat oknum yang mengatasnamakan dana desa atau melakukan pungutan liar.

Ia secara khusus menyoroti pentingnya pengamanan dan penertiban aset daerah yang masih dikuasai pihak ketiga agar segera dikembalikan sesuai ketentuan.

“Tidak boleh ada aset daerah yang dikuasai pihak ketiga tanpa dasar hukum yang jelas. Jika masih ada, kami minta segera dikembalikan. Ini demi kepentingan masyarakat dan optimalisasi pelayanan publik,” tegasnya.

Usai penandatanganan MoU, dilaksanakan penyerahan plakat dari Kajari Soppeng kepada Bupati Soppeng dan sebaliknya sebagai simbol sinergi dan komitmen bersama.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai manajemen pengelolaan desa, pencegahan tindak pidana korupsi, serta diskusi dan tanya jawab bersama peserta(**)

Minggu, 22 Februari 2026

Refleksi Satu Tahun Pemerintahannya, Bupati Soppeng Ajak Seluruh Elemen Untuk Perkuat Kebersamaan

Soppeng Kabarta.com--- Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar acara Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Soppeng yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama, bertempat di Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Minggu (22/2/2025).

Kegiatan diawali dengan penayangan video refleksi perjalanan satu tahun kepemimpinan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE bersama Wakil Bupati, Ir. Selle KS Dalle, yang menampilkan berbagai program, capaian, serta tantangan yang telah dilalui selama setahun terakhir dalam menakhodai pembangunan di Bumi Latemmamala.

Dalam sambutannya, H. Suwardi Haseng menyampaikan rasa syukur atas satu tahun pengabdian bersama Wakil Bupati untuk masyarakat Soppeng. Ia juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat.

“Refleksi hari ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggung kejujuran untuk melihat sejauh mana janji telah ditunaikan dan tantangan apa yang masih menghadang,” ujarnya.

Bupati mengungkapkan bahwa di awal masa pemerintahan, Kabupaten Soppeng menghadapi tantangan fiskal akibat efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, yakni pengurangan APBD sebesar kurang lebih Rp70,6 miliar pada 2025 dan kembali berkurang Rp188 miliar pada 2026. Meski demikian, pemerintah daerah memilih jalur inovasi dan efisiensi tanpa membebani masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati Soppeng menjelaskan bahwa secara makro, hingga September 2025 ekonomi Soppeng tumbuh 4,73 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 73,63 persen. Angka kemiskinan berada pada kisaran 6,65 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan dan nasional. Inflasi per November 2025 tercatat 2,42 persen, juga lebih rendah dari rata-rata provinsi dan nasional.

Untuk sektor pendidikan, Pemkab Soppeng mengalokasikan 33,4 persen APBD 2025. Sejumlah program strategis telah direalisasikan, antara lain pengadaan 5.400 set seragam dan sepatu gratis untuk siswa baru SD dan SMP, pengadaan 65 unit smart board, rehabilitasi 20 satuan pendidikan melalui APBD serta revitalisasi 23 sekolah melalui APBN.

Implementasi Sekolah Rakyat menjadi salah satu program strategis nasional yang berhasil dihadirkan di Soppeng. Kabupaten Soppeng ditetapkan sebagai salah satu dari 100 titik tahap pertama Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial RI dengan nama Sekolah Rakyat 64 Soppeng. Untuk 2026, pembangunan Sekolah Rakyat berkonsep boarding school dengan anggaran Rp243 miliar yang saat ini sementara dalam proses pembangunan diatas areal seluas 7,1 hektar, berlokasi di Lingkungan Laempa Kelurahan Lalabata Rilau.

Atas komitmen tersebut, pada 29 November 2025, Pemkab Soppeng menerima penghargaan Dwija Praja Nugraha sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi terhadap kemajuan pendidikan.

Sedangkan di sektor kesehatan, peningkatan layanan difokuskan pada RSUD Latemmamala. Berbagai pembenahan dilakukan, mulai dari penyediaan obat, optimalisasi antrean JKN Online, implementasi SIM-RS, hingga peningkatan fasilitas ruang rawat inap sesuai standar KRIS.

Defisit anggaran BLUD RSUD berhasil ditekan dari Rp18,8 miliar di akhir 2024 menjadi Rp3,7 miliar di akhir 2025. Selain itu, penguatan puskesmas, pembangunan Unit Transfusi Darah, serta alokasi Rp28,2 miliar untuk mendukung Universal Health Coverage (UHC) Non-Cut Off turut memperluas akses layanan kesehatan masyarakat.

Sektor pertanian menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah. Total anggaran prasarana dan sarana pertanian 2025 mencapai Rp57,17 miliar, mencakup pembangunan jalan usaha tani, irigasi, program listrik masuk sawah, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta benih unggul.

Produksi padi meningkat 9,93 persen dan produksi jagung melonjak 32,50 persen dibanding tahun sebelumnya. Serapan gabah petani juga melampaui target hingga 117 persen.

Kabupaten Soppeng juga meraih penghargaan dari Bank BRI atas implementasi Kartu Tani terbaik kedua di Sulawesi Selatan.

Di sektor infrastruktur, peningkatan dan preservasi enam ruas jalan sepanjang 3,7 km, penggantian dua jembatan, serta peningkatan dua ruas jalan melalui Inpres dengan dukungan APBN senilai sekitar Rp50 miliar telah dilaksanakan.

Pada aspek tata kelola pemerintahan, Kabupaten Soppeng meraih skor 80,48 dalam Survei Penilaian Integritas (SPI) oleh KPK, menempatkan Soppeng pada peringkat pertama kategori Zona Hijau/Terjaga di Sulawesi Selatan. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) tahun 2025 juga meningkat menjadi 88,53.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dan fokus pada visi “Soppeng Sehat, Maju dan Berdaya Saing berbasis Agropolitan.”

Acara tersebut turut dihadiri Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Soppeng, unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama, Kepala Kementerian Agama,Kepala Kementerian Haji dan Umroh, Sekretaris Daerah dan jajaran ASN, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi, kepala desa dan lurah, insan pers, serta masyarakat Kabupaten Soppeng.(**)

Rabu, 18 Februari 2026

Upaya Strategis Pemkab Soppeng Mengatasi Persoalan Ketersediaan Air Bersih Melalui Proyek SPAM dengan Skema BOT


Soppeng Kabarta.com -- Bupati Soppeng Suwardi Haseng memimpin langsung pemaparan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan skema Build Operate Transfer (BOT) bersama jajaran Direksi PDAM dan investor, di Ruang Rapat Pimpinan, Rabu (18/2/2026).

Langkah tersebut disebut sebagai upaya strategis Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memperkuat infrastruktur dasar, khususnya layanan air bersih, guna mendukung visi “Soppeng Setara”.

Dalam paparannya, Suwardi menegaskan bahwa skema BOT menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan ketersediaan air bersih, terutama di wilayah Kota Watansoppeng dan sekitarnya.

“Insya Allah, masalah air PDAM bisa teratasi, khususnya di Kota Watansoppeng. Ini bukan pinjaman, melainkan kerja sama investasi dengan durasi 30 tahun,” ujarnya kepada awak media, Jumat (20/2/2026).

Ia menekankan, proyek tersebut tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), karena pembiayaan sepenuhnya berasal dari investor selama masa kerja sama berlangsung.

Menurut Suwardi, pembenahan manajemen dan infrastruktur air bersih merupakan kebutuhan mendesak agar masyarakat memperoleh hak dasar atas layanan air minum yang layak dan berkelanjutan.

Pelaksana Tugas Direktur PDAM Soppeng, Hasanuddin, mengatakan peningkatan SPAM akan difokuskan pada dua pilar utama.

Pertama, penggantian jaringan pipa lama yang kerap mengalami kebocoran maupun penyumbatan guna memastikan distribusi dan tekanan air tetap stabil hingga ke rumah pelanggan.

Kedua, penyediaan sumber air baru melalui pengeboran 50 titik sumur bor skala besar yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Soppeng, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kekeringan.

Hasanuddin menilai perombakan menyeluruh tersebut merupakan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan PDAM kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, skema BOT memungkinkan pembangunan infrastruktur dilakukan secara masif tanpa menggunakan dana APBD. Sesuai regulasi, seluruh aset yang dibangun akan menjadi milik pemerintah daerah setelah masa kerja sama berakhir.

“Tiga prinsip utama dalam proyek ini adalah zero APBD, penerapan teknologi modern yang transparan, serta peningkatan cakupan pelayanan secara berkelanjutan,” katanya.

Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle, Sekretaris Daerah Soppeng Andi Muhammad Surahman, para kepala dinas terkait, Direksi PDAM, serta pihak investor.

Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap proyek ini menjadi tonggak baru dalam penguatan layanan air bersih dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut.(**) 

Minggu, 15 Februari 2026

Hadiri Pelantikan PC Ittihad Persaudaraan Imam Masjid,Bupati Soppeng Harap IPIM Jadi Wadah Pemersatu

Soppeng Kabarta.com--- Bupati Soppeng Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kecamatan se-Kabupaten Soppeng yang dirangkaikan dengan kegiatan pembinaan imam masjid. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Minggu (15/02/2026).

Pelantikan Pengurus Kecamatan dilakukan oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Sulawesi Selatan.Dr. KH. Masykur Yusuf, M.Ag.

Bupati Soppeng yang membuka kegiatan tersebut dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus IPIM Kecamatan yang baru saja dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam mengawal dan mengoptimalkan fungsi masjid di tengah masyarakat.

Bupati berharap IPIM mampu menjadi wadah pemersatu sekaligus motor penggerak dalam memakmurkan masjid, baik dari sisi pengelolaan fisik maupun penguatan kegiatan keagamaan.

Menurutnya, melalui pembinaan yang dilaksanakan, para imam masjid diharapkan semakin profesional dalam menjalankan tugas, sehingga mampu berkontribusi dalam mewujudkan umat yang sejahtera dan berakhlak mulia.

Ia juga mengajak seluruh pengurus IPIM dan imam masjid untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Soppeng, khususnya dalam menjaga kerukunan umat serta menangkal isu-isu negatif yang berpotensi memecah belah persaudaraan.

“Masjid harus kita kembalikan fungsinya sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan umat. Di sanalah nilai-nilai kebersamaan, kedamaian, dan persatuan terus kita perkuat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng menyampaikan bahwa terbentuknya kepengurusan IPIM di tingkat kecamatan akan memperkuat koordinasi dan komunikasi antarimam masjid di seluruh wilayah Kabupaten Soppeng. 

Ia menilai kolaborasi yang solid antara pemerintah dan tokoh agama menjadi kunci dalam menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan guna meningkatkan kapasitas imam masjid, baik dalam pemahaman keagamaan maupun dalam pengelolaan masjid sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan yang diikuti ratusan imam masjid dari berbagai kecamatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Turut hadir Anggota DPRD Sulsel, Anarchie ArBupati Soppeng Harap IPIM  Jadi  Motor Penggerak Dalam Memakmurkan Masjid

Soppeng Pojoktimur.com--- Bupati Soppeng Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kecamatan se-Kabupaten Soppeng yang dirangkaikan dengan kegiatan pembinaan imam masjid. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Minggu (15/02/2026).

Pelantikan Pengurus Kecamatan dilakukan oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Sulawesi Selatan.Dr. KH. Masykur Yusuf, M.Ag.

Bupati Soppeng yang membuka kegiatan tersebut dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus IPIM Kecamatan yang baru saja dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam mengawal dan mengoptimalkan fungsi masjid di tengah masyarakat.

Bupati berharap IPIM mampu menjadi wadah pemersatu sekaligus motor penggerak dalam memakmurkan masjid, baik dari sisi pengelolaan fisik maupun penguatan kegiatan keagamaan.

Menurutnya, melalui pembinaan yang dilaksanakan, para imam masjid diharapkan semakin profesional dalam menjalankan tugas, sehingga mampu berkontribusi dalam mewujudkan umat yang sejahtera dan berakhlak mulia.

Ia juga mengajak seluruh pengurus IPIM dan imam masjid untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Soppeng, khususnya dalam menjaga kerukunan umat serta menangkal isu-isu negatif yang berpotensi memecah belah persaudaraan.

“Masjid harus kita kembalikan fungsinya sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan umat. Di sanalah nilai-nilai kebersamaan, kedamaian, dan persatuan terus kita perkuat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng menyampaikan bahwa terbentuknya kepengurusan IPIM di tingkat kecamatan akan memperkuat koordinasi dan komunikasi antarimam masjid di seluruh wilayah Kabupaten Soppeng. 

Ia menilai kolaborasi yang solid antara pemerintah dan tokoh agama menjadi kunci dalam menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan guna meningkatkan kapasitas imam masjid, baik dalam pemahaman keagamaan maupun dalam pengelolaan masjid sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan yang diikuti ratusan imam masjid dari berbagai kecamatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Turut hadir Anggota DPRD Sulsel, Anarchie Arus Bakti dan Andi Muhammad Ikram, Anggota Forkopimda, Ketua PD IPIM Soppeng beserta jajaran pengurus, serta tokoh agama dan masyarakat.us Bakti dan Andi Muhammad Ikram, Anggota Forkopimda, Ketua PD IPIM Soppeng beserta jajaran pengurus, serta tokoh agama dan masyarakat.(**)

Kamis, 12 Februari 2026

Bupati Soppeng Sampaikan Belasungkawa pada Keluarga Korban Penembakan di Puncak Jaya


Soppeng, Kabarta.com--- Suasana haru menyelimuti proses pemakaman almarhum Ahmad Gunawan bin Abd. Samad warga Soppeng yang menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal pada Kamis (12/2/2026). di Desa Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah.

Almarhumah dimakamkan di pekuburan Jera’E Sumber jati, Cabbenge, Kecamatan Lilirilau. Sabtu (14/2/2026).

Kepergian almarhum menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Soppeng.

Bupati Soppeng, H.Suwardi Haseng, S.E. hadir dalam prosesi pemakaman sebagai bentuk empati dan kepedulian serta menjadi penguat bagi keluarga yang tengah berduka.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Soppeng menyampaikan belasungkawa yang mendalam, Pemerintah Kabupaten Soppeng turut merasakan kesedihan atas musibah yang menimpa salah satu warganya.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Soppeng, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ungkap Bupati.(**)
© Copyright 2019 KABARTA | All Right Reserved