display this

Senin, 27 April 2026

Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Dinas TPHPKP Kabupaten Soppeng Gelar Pasar Murah


Soppeng kabarta.com— Dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi, Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHPKP) menggelar kegiatan pasar pangan murah di halaman kantor dinas Pertanian, Senin (27/4/2026).

Kepala Dinas TPHPKP Kabupaten Soppeng, Aryadin Arif, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat.

“Pelaksanaan gelar pangan murah ini dalam rangka menjaga stabilitas bahan pokok dan menekan laju inflasi, khususnya di Kabupaten Soppeng,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas dijual dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar. Di antaranya terigu Kompas Rp10.500 per kemasan, terigu Dua Pedang Rp8.000, minyak goreng Alif 2 liter Rp40.500, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp30.000 per kilogram.

Selain itu, tersedia beras SPHP Rp58.000 per 5 kilogram, beras premium Rp74.500 per 5 kilogram, minyak goreng “Kita” kemasan bantal Rp15.000 per liter, serta gula pasir Rp17.500 per kilogram.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pemerintah daerah berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala guna menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi daerah.(**)

Jumat, 24 April 2026

Bupati Soppeng Teken MOU Terkait Penanganan Masalah Sampah


Makassar Kabarta.com--- Bupati Soppeng Suwardi Haseng melakukan penandatanganan komitmen bersama pengelolaan sampah dan strategi KIE sebagai langkah konkret dalam memperkuat keseriusan pemerintah daerah menangani persoalan sampah di wilayah masing-masing

Penandatanganan tersebut dilakukan Bupati Soppeng saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengelolaan Sampah dan Strategi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (23 April 2026).

Rapat koordinasi dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, serta dihadiri Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup, Ary Sudijanto, dan diikuti oleh 24 kepala daerah kabupaten/kota se-Sulawesi.

Deputi KLH, Ary Sudijanto, dalam arahannya menegaskan bahwa pemerintah pusat menargetkan penyelesaian persoalan sampah secara nasional pada tahun 2029 sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029.

Upaya yang didorong meliputi penghentian praktik open dumping di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta penguatan pengelolaan sampah dari hulu melalui pemilahan di tingkat sumber atau rumah tangga.

Pemerintah pusat mencanangkan Gerakan Indonesia ASRI sebagai bagian dari upaya bersama dalam mengatasi persoalan sampah dan menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Sementara Bupati Soppeng menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat dan kesiapan Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah, mulai dari tingkat rumah tangga hingga pengolahan akhir.

Kolaborasi lintas sektor serta keterlibatan aktif masyarakat dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Rakor ini diharapkan mampu memperkuat langkah strategis Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam penanganan sampah, sekaligus berkontribusi dalam pencapaian target nasional menuju Indonesia yang lebih bersih dan ramah lingkungan pada tahun 2029.(**).

Sabtu, 18 April 2026

Lantik 18 Pejabat, PLT Sekda Soppeng Tegaskan; Ini Amanah yang Menuntut Integritas dan Profesionalisme

Soppeng Kabarta.com--- Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Soppeng, Andi Muhammad Surahman menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang menuntut integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Andi Muhammad Surahman saat melantik serta mengambil sumpah jabatan terhadap 18 pejabat administrator dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Soppeng di Aula Kantor BKPSDM Kabupaten Soppeng, Jumat, 17 April 2026.

la mengingatkan para pejabat yang dilantik untuk meningkatkan kinerja dan disiplin, serta memahami secara utuh tugas dan fungsi sesuai jabatan yang diemban.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah penataan birokrasi yang dilakukan pemerintah daerah untuk memastikan jabatan diisi aparatur sipil negara sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi.

Berikut nama 18 pejabat administrator dan fungsional yang dilantik:

1. AWALUDDIN, ST., MT., Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Soppeng.

2. Ir. PUJIARMAN, ST., MT., IPP, Kepala Bidang Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Soppeng.

3. ANDI WALINONO, S.Sos., M.AP., Kepala Seksi Pemerintahan pada Kelurahan Limpomajang, Kecamatan Marioriawa.

4. MURSIN, S.IP., Sekretaris Lurah Jennae, Kecamatan Liliriaja.

5. SULFA, S.IP., MM., Kepala Seksi Pemerintahan pada Kantor Kecamatan Lalabata.

6. MASTUTI, S.IP., Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum pada Kantor Kecamatan Liliriaja.

7. RUSMAN, S.Sos., M.Si., Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Madya pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

8. IWAN SETIAWAN, S.Kom., MM., Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Muda pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

9. WIDIAWATI, S.Si., MM., Administrator Kesehatan Ahli Madya pada UPT RSUD La Temmamala.

10. SAHRIANA GAFFAR, S. Kep., Ns., Epidemiolog Kesehatan Ahli Muda pada Dinas Kesehatan.

11. NUR ASYRUNI MUHARRAM, S.Tr. Kes., Administrator Kesehatan Ahli Muda pada Dinas Kesehatan.

12. NURHAYATI, S.E., M.Si., Perencana Ahli Muda pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

13. RESKI, S.A.P., Perencana Ahli Pertama pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah.

14. dr. ANDI NIKMA, Sp.B., Dokter Ahli Pertama pada UPT RSUD La Temmamala.

15. SYIARUDDIN, S.Kep., Ns., Perawat Penyelia pada UPT RSUD La Temmamala.

16. MARWAH, S.Pd., M.Pd., Guru Ahli Muda pada UPTD SPF SDN 141 Cennae.

17. SUPRIADI, S.Pd.Gr., M.Pd., Guru Ahli Pertama pada UPTD SPF SDN 141 Cennae.

18. WAHYU FIRMANSYAH, S.Pd., M.Pd., Guru Ahli Pertama pada UPTD SPF SDN 205 Macanre.(**)

Dorong Minat Baca Masyarakat, Askrindo Regional Makassar Berikan Bantuan Mobil Pintar Kepada Pemkab Soppeng

Makassar Kabarta.com---- Pemerintah Kabupaten Soppeng menerima bantuan satu unit Mobil Pintar (MOPI) dari PT Askrindo Regional Makassar dalam upaya memperluas akses literasi masyarakat, khususnya 
di wilayah pedesaan. 

Bantuan Mobil Pintar tersebut diserahkan langsung oleh Regional Office Head PT Askrindo Makassar, Cery Fertiliawan, kepada Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, di Makassar pada Jumat, 17 April 2026

Dalam keterangannya, Cery Fertiliawan menjelaskan bahwa Mobil Pintar merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan yang difokuskan pada peningkatan literasi masyarakat. keterbatasan akses bahan bacaan di wilayah terpencil masih menjadi tantangan yang perlu diatasi secara kolaboratif.

“Program ini bertujuan untuk mendorong minat baca masyarakat, terutama anak-anak di daerah pelosok yang memiliki keterbatasan akses terhadap bahan bacaan. Mobil Pintar ini membawa berbagai jenis buku mulai dari cerita anak, buku pelajaran sekolah, hingga literatur umum lainnya,” ujar Cery.

Ia menambahkan bahwa selain koleksi buku fisik, Mobil Pintar juga dilengkapi fasilitas literasi digital untuk mendukung pembelajaran masyarakat di era modern. 

Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat diharapkan dapat mulai terbiasa mengakses informasi secara lebih luas melalui media digital.

Lebih lanjut, pengelolaan operasional Mobil Pintar ini nantinya akan berada di bawah tanggung jawab Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Soppeng, yang akan mengatur jadwal kunjungan ke desa-desa serta memastikan program berjalan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Soppeng Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Askrindo atas dukungan yang diberikan kepada pemerintah daerah. Ia menilai bahwa bantuan tersebut merupakan langkah konkret dalam memperkuat budaya literasi di Kabupaten Soppeng.

“Bantuan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Mobil Pintar ini akan menjadi solusi jemput bola untuk menjangkau warga, terutama anak-anak dan masyarakat yang akses bukunya masih terbatas atau jauh dari perpustakaan,” ujar Suwardi.

Dengan hadirnya Mobil Pintar, pemerintah daerah berharap akses pendidikan non-formal dapat semakin merata hingga ke wilayah terpencil.

Program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat, khususnya generasi muda di daerah pedesaan.

PT Askrindo sebagai pihak pemberi bantuan menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial, terutama di sektor pendidikan dan literasi masyarakat.

Dengan adanya kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah daerah, program Mobil Pintar diharapkan dapat menjadi model penguatan literasi berbasis layanan bergerak yang efektif menjangkau masyarakat luas di Kabupaten Soppeng dan sekitarnya.(**)

Jumat, 17 April 2026

150 Santri dari Enam Pontren di Soppeng Terima Santunan BAZNAS

 

Soppeng Kabarta.com---  Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, KM. Satturi, menyerahkan santunan kepada 150 santri dan anak yatim.

Adapun penerima santunan berasal dari enam pondok pesantren di Kabupaten Soppeng diantaranya,Pontren Yasrib Lapajung Soppeng, Pontren DDI Pattojo, Pontren Pergis Ganra, Pontren Pertanian NU Sering, Pontren Darunnaim Pesse, Pontren As'Adiyah Tokare.

Penyerahan tersebut berlangsung di Masjid Agung Darussalam Watansoppeng, Kamis (16/4/2026).

Santunan tersebut merupakan bagian dari penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Soppeng.

Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, KM. Satturi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kehadiran BAZNAS dalam memberikan perhatian kepada santri dan anak yatim. Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan titipan dari para muzakki yang wajib disampaikan kepada penerima yang berhak.

“Anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama. Melalui penyaluran ini, kami berharap dapat membantu meringankan kebutuhan mereka serta menumbuhkan semangat dalam menempuh pendidikan. Kami juga mengapresiasi kepercayaan para muzakki yang telah menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Kabupaten Soppeng,” ujarnya.


Sementara itu, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Soppeng terus mendorong penguatan program sosial yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan.

Ia menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah dan BAZNAS memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan bantuan sosial di daerah.

“Program seperti ini sangat positif karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan para santri. Pemerintah daerah tentu mendukung penuh upaya-upaya yang dilakukan BAZNAS,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Melalui santunan ini, kita ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus membantu memenuhi kebutuhan mereka,” pungkasnya.(**)

Kamis, 16 April 2026

Cegah Tindak Kekerasan Terhadap Anak DP3AP2KB Soppeng Susun Rencana Aksi

Soppeng Kabarta.com--- Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar Pertemuan Penyusunan Rencana Aksi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak untuk Mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026 di Aula Kantor DP3AP2KB Kabupaten Soppeng, Rabu (15/4/2026).

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Soppeng, Hj. A. Husniati, S.Sos., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan sejumlah regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 

Selain itu, kegiatan ini juga mengacu pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) DP3AP2KB Tahun 2026.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menghapus terjadinya tindak kekerasan terhadap anak sekaligus memastikan pemenuhan hak anak secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Soppeng,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., dalam sambutannya menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah pusat hingga daerah. 

Ia menekankan bahwa perlindungan anak mencakup upaya menjamin hak anak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal, serta terbebas dari kekerasan dan diskriminasi.

“Rencana aksi pencegahan kekerasan terhadap anak merupakan komponen inti dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak. 

"Hal ini membutuhkan komitmen kuat dari seluruh pihak, termasuk dalam penyediaan data dan dokumen pendukung,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa indikator Kabupaten Layak Anak harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari melalui integrasi program, sumber daya, dan komitmen lintas sektor. 

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan, sistem pelaporan, serta penciptaan lingkungan yang aman, baik di sekolah maupun di lingkungan sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan forum anak untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama. Menurutnya, keberhasilan program KLA sangat ditentukan oleh sinergi semua pihak.

“Melalui pertemuan ini, kita ingin mengetahui dan mengevaluasi sejauh mana upaya yang telah dilakukan dalam pemenuhan hak anak sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” tambahnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas peserta, khususnya dalam penginputan data dan penyusunan dokumen evaluasi mandiri KLA, sehingga Kabupaten Soppeng dapat meraih predikat KLA yang lebih tinggi.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Soppeng secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan harapan seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

Pertemuan ini diikuti oleh Tim Gugus Tugas KLA yang terdiri dari 25 peserta, serta menghadirkan fasilitator KLA dari Provinsi Sulawesi Selatan sebagai pemateri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bappelitbangda selaku Ketua Tim Gugus Tugas KLA, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Soppeng, serta para Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Soppeng.(**)

Kamis, 02 April 2026

Bupati Soppeng Tegaskan Ketimpangan Distribusi Guru Tidak Bisa Dibiarkan Berlarut-larut

Soppeng Kabarta.com— 
Bupati Soppeng Suwandi Haseng menegaskan bahwa ketimpangan distribusi guru tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Pemerintah daerah akan melakukan pemetaan secara berkala untuk memastikan distribusi tenaga pendidik lebih merata sesuai kebutuhan. 

Hal tersebut diungkap Bupati Soppeng saat memberikan Arahan pada kegiatan Rembuk Pendidikan Kabupaten Soppeng yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng, di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng Kamis (2/4/2026)

Menurutnya, penumpukan guru di satu tempat sementara di tempat lain kekurangan harus segera diatasi. Jika kelebihan, ada guru yang tidak cukup jam mengajarnya dan tidak mendapatkan sertifikasi. Ini tentu berdampak pada kesejahteraan dan pendapatan guru itu sendiri.

Selain itu, Bupati Soppeng menilai kegiatan rembuk pendidikan menjadi ruang penting untuk memperkecil kesenjangan informasi antara pemerintah daerah dan kalangan guru.

“Rembuk seperti ini sangat bermanfaat karena mengurangi gap informasi antara pemerintah daerah dengan para guru di lapangan,

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Dr. Nur Alim, kembali menegaskan bahwa salah satu  persoalan pendidikan daerah adalah distribusi, dan efektivitas guru di satuan pendidikan.

Pada kegiatan yang sama Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Soppeng, Dr. Nurmal Idrus, mengungkapkan bahwa saat ini di Kabupaten Soppeng  mengalami kelebihan sekitar 130 guru. Di sisi lain, masih terdapat sejumlah kecamatan yang justru kekurangan tenaga pengajar. Kondisi ini, menurutnya, ini berdampak langsung pada efektivitas layanan pendidikan.

Hasil dari seluruh rangkaian kegiatan rembuk pendidikan ini, akan dirumuskan menjadi rekomendasi Dewan Pendidikan untuk disampaikan kepada pihak terkait sebagai bahan pengambilan kebijakan ke depan.(**)


DPKHP Soppeng Akan Vaksinasi Hewan dan Bagi Puluhan Ribu Benih Ikan secara Gratis, Berikut Jadwalnya


Soppeng Kabarta.com— Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Soppeng ke-765 yang puncak perayaannya akan berlangsung pada 8 April 2026, Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Kabupaten Soppeng turut ambil bagian melalui kegiatan sosial bagi masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Soppeng Ir. Erman Asnawi M.Si Kepada Wartawan Kamis (2/4/2026)

Menurut Erman Asnawi, pihaknya akan melaksanakan dua kegiatan utama, yakni vaksinasi hewan kesayangan gratis serta pembagian benih ikan kepada masyarakat.

“Partisipasi kami dalam Hari Jadi Soppeng ini difokuskan pada peningkatan kesehatan hewan dan pemberdayaan sektor perikanan masyarakat. Ini juga sejalan dengan tema tahun ini, yaitu Sehat, Maju, Tangguh Berkelanjutan,” ujar Erman.

Ia menjelaskan, kegiatan vaksinasi hewan kesayangan difokuskan pada kucing dan anjing peliharaan sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit rabies. Rabies merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh virus dan dapat menular antarhewan maupun kepada manusia.

“Vaksinasi ini sangat penting untuk melindungi hewan peliharaan sekaligus menjaga kesehatan masyarakat dari ancaman rabies,” jelasnya.

Vaksinasi gratis tersebut akan dilaksanakan pada:

Tanggal: 8 April 2026

Waktu: 09.00 – 15.00 WITA

Tempat: Kantor DPKHP Soppeng

Kuota: 200 ekor hewan (kucing dan anjing)


Selain itu, DPKHP juga akan menggelar pembagian benih ikan gratis yang akan dipusatkan di Balai Benih Ikan (BBI) Ompo.

Adapun pelaksanaannya sebagai berikut:

Tanggal: 8 April 2026

Waktu: 07.00 – 17.00 WITA

Tempat: BBI Ompo

Jumlah: 30.000 ekor benih ikan


Erman berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, baik untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan maupun meningkatkan produktivitas di sektor perikanan.

“Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Semoga memberi manfaat nyata dan mendukung kesejahteraan masyarakat Soppeng,” tutupnya.(**)

Rabu, 01 April 2026

Bupati Soppeng Serahkan LKPJ TA 2025 Dalam Rapat Paripurna DPRD


Soppeng Kabarta.com— Bupati Soppeng Suwardi Haseng menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD, Rabu (1/4/2026). 

Dokumen tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Andi Muhammad Farid.
Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng menyampaikan bahwa LKPJ tersebut merupakan laporan tahun pertama masa kepemimpinan bersama Wakil Bupati Soppeng. 

Laporan tersebut menjadi gambaran kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah sepanjang 2025 sekaligus awal pelaksanaan visi pembangunan “Soppeng Sehat, Maju, dan Berdaya Saing Berbasis Agropolitan”.

Bupati Soppeng menegaskan, pemerintah daerah tetap berupaya menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan secara optimal meski menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran. 

Pernyataan tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

Dalam pemaparan ringkasan LKPJ, disebutkan bahwa realisasi pendapatan daerah Kabupaten Soppeng tahun 2025 mencapai Rp1.149.502.009.824. Angka tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp191.962.495.807, pendapatan transfer sebesar Rp953.713.283.736, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp3.826.230.281.

Realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp1.142.523.714.614. Rinciannya meliputi belanja operasi Rp907.446.932.694, belanja modal Rp114.685.574.194, belanja tidak terduga Rp3.180.000.589, serta belanja transfer Rp117.211.207.137.

Selain itu, dalam LKPJ juga disampaikan pelaksanaan tugas pembantuan pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng yang bersumber dari Kementerian Pertanian sebesar Rp49.234.524.230.

Rapat paripurna tersebut menjadi bagian dari mekanisme akuntabilitas pemerintah daerah kepada DPRD atas pelaksanaan APBD tahun anggaran sebelumnya. 

Namun demikian, pembahasan lebih lanjut terhadap dokumen LKPJ masih akan dilakukan oleh DPRD sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.(**)

Pemkab Soppeng Bersama Kejaksaan Negeri Tandatangani PKS Terkait Pidana Kerja Sosial

Soppeng Kabarta.com— Pemerintah Kabupaten Soppeng menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Kejaksaan Negeri Soppeng terkait penerapan pidana kerja sosial bagi pelaku tindak pidana, Rabu (1/4/2026).

Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Soppeng. PKS diteken oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejari Soppeng bersama Dinas Sosial serta Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DPMPTSP Nakertrans) Kabupaten Soppeng.

Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, dan Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng, Sulta D. Sitohang.

PKS tersebut mengatur dukungan pelaksanaan pidana kerja sosial sebagai bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan dalam perkara pidana umum.

Dalam sambutannya, Bupati Suwardi Haseng menyatakan kerja sama ini merupakan langkah pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan penegakan hukum yang memberi manfaat bagi masyarakat.

“Melalui pidana kerja sosial, pelaku tidak hanya menjalani sanksi, tetapi juga diarahkan untuk berkontribusi dalam kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan,” ujarnya.

Ia menekankan, keterlibatan perangkat daerah penting untuk memastikan pelaksanaan pidana kerja sosial berjalan terkoordinasi dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Di akhir sambutannya, Bupati Soppeng menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kejari Soppeng atas sinergi yang terbangun, serta berharap kerja sama tersebut dapat berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Secara regulatif, peran Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam penerapan pidana kerja sosial merujuk pada kewenangan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya pada urusan sosial, ketenagakerjaan, dan pelayanan publik.

Dalam kerangka itu, perangkat daerah seperti Dinas Sosial dan DPMPTSP Nakertrans berperan mendukung pelaksanaan pidana kerja sosial sesuai kewenangan masing-masing.

Adapun pidana kerja sosial sebagai bentuk pemidanaan diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang membuka ruang penerapan sanksi alternatif di luar pidana penjara.

Dengan dasar tersebut, keterlibatan pemerintah daerah ditempatkan sebagai dukungan operasional di lapangan melalui kerja sama lintas instansi.(**)

Senin, 30 Maret 2026

Pemkab Soppeng Raih 2 Penghargaan Kategori Indeks Pembangunan Manusia dan Kategori Gini Ratio

Soppeng Kabarta.com--- Pemerintah Kabupaten Soppeng meraih penghargaan kategori Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari pemerintah provinsi Sulsel dengan nilai apresiasi sebesar Rp35.000.000. Kabupaten Soppeng sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026 dan penghargaan pada kategori Tingkat Ketimpangan Pengeluaran (Gini Ratio) dengan nilai apresiasi sebesar Rp150.000.000

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi kepada Bupati H. Suwardi Haseng, SE didampingi Wakil Bupati Soppeng Ir.Selle KS Dalle, pada kegiatan silaturahmi dan penyerahan Apresiasi yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, bertempat di Rumah Jabatan Gubernur, Kota Makassar, Minggu malam (29/3/2026).

Menurut Bupati Soppeng, capaian ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kabupaten Soppeng meraih penghargaan kategori Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan nilai apresiasi sebesar Rp35.000.000. Kabupaten Soppeng sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 72,76 poin pada tahun 2024 menjadi 73,69 poin pada tahun 2025. sehingga Pemerintah Sulsel memberikan apresiasi kepada Kabupaten Soppeng,” jelasnya.

Selain itu tambah Bupati Soppeng, Pemkab Soppeng juga memperoleh penghargaan pada kategori Tingkat Ketimpangan Pengeluaran (Gini Ratio) dengan nilai apresiasi sebesar Rp150.000.000. Dari data statistik Realisasi Gini Ratio Kabupaten Soppeng pada tahun 2023 nilai rasio gini pada 0,390, pada tahun 2024 turun di 0,381,sementara di tahun 2025 berhasil turun di 0,331, Penurunan ini mengindikasikan perbaikan ketimpangan pengeluaran, di mana distribusi pendapatan masyarakat dinilai lebih merata.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Soppeng,” pungkasnya.(**)

Sabtu, 28 Maret 2026

Hadiri Halal Bihalal KKS, Bupati Soppeng Paparkan Capaian Pembangunan Dalam Setahun Terakhir

Makassar, Kabarta.com--- Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE bersama Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle menghadiri kegiatan Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung di Hotel Four Point by Sheraton Makassar, Jumat malam (27/3/2026).

Kegiatan ini, mengusung tema “Massedi Ada, Massedi Gau” yang bermakna satu kata dan satu perbuatan, kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pemerintah, anggota Forkopimda, Tokoh masyarakat, serta warga KKS dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Panitia Pelaksana, Prof. Ir. Baharuddin Muhammad Tang, M.Si., Ph.D., dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa panitia bekerja dalam keterbatasan waktu yang sangat singkat, terutama karena bertepatan dengan momentum Idul Fitri.

“Dengan segala keterbatasan waktu, bahkan sebagian panitia harus pulang kampung saat Lebaran dan kembali beberapa hari setelahnya, Alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para undangan, khususnya tokoh-tokoh Soppeng, karena sebagian undangan disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp akibat keterbatasan waktu. Selain itu, ia mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan jumlah kehadiran melebihi kapasitas kursi yang disiapkan sekitar 850 kursi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Halal Bi Halal bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi ruang memperkuat nilai kebersamaan yang melampaui sekat-sekat kesukuan, serta menjadi wadah membangun peradaban berbasis persaudaraan dan kejujuran.

Sementara itu, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., dalam sambutannya menyampaikan Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Soppeng, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.

Apresiasi yang setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Soppeng (DPP KKS) dan panitia atas terselenggaranya kegiatan tahunan ini.

kegiatan ini bukan sekadar ajang melepas rindu, tetapi menjadi refleksi nilai kearifan lokal masyarakat Soppeng, khususnya semangat kebersamaan “Yasisoppengi”. Nilai-nilai leluhur seperti saling menguatkan, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta saling menghargai harus terus dijaga oleh seluruh warga KKS di manapun berada.

Bupati Soppeng juga memaparkan capaian pembangunan Kabupaten Soppeng dalam setahun terakhir, di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 72.76 poin pada tahun 2024 menjadi 73,69 poin pada tahun 2025. Peningkatan Angka Harapan Hidup dari usia 73.77 tahun 2024 menjadi usia 74,21 tahun pada 2025, Laju pertumbuhan PDRB dari 4.06% pada tahun 2024 meningkat menjadi 4,77 %. Penurunan Persentase Penduduk Miskin dari 6.90 % menjadi 6.65% pada tahun 2025. Dari capaian tersebut, daerah kita memperoleh apresiasi dari berbagai pihak diantaranya

Penghargaan tertinggi bidang Pendidikan Dwija Praja Nugraha atas dedikasi dan perhatian luar biasa terhadap kemajuan Pendidikan serta kesejahteraan guru.

Penghargaan bidang Kesehatan berupa UHC Award Kategori Madya (yang mana pada tahun sebelumnya kita masih kategori Pratama, dibawahnya madya).

Hasil Survey KPK yang menempatkan Soppeng pada peringkat pertama dalam "Zona Hijau/Terjaga, dan menjadikan sebagai Daerah Percontohan Integritas Di Sulawesi Selatan, dengan skor tertinggi yakni 80,48.

“Capaian ini tentu tidak lepas dari kerja bersama. Kami berharap dukungan dan kontribusi nyata dari seluruh warga KKS untuk terus membangun daerah kita,” tambahnya.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, S.H., yang turut hadir dalam sambutannya mengungkapkan rasa hormat dan kedekatannya dengan warga Soppeng. Ia bersama pihaknya untuk terus memberikan perhatian kepada warga KKS yang berdomisili di Kota Makassar.

“Saya memiliki kedekatan emosional dengan warga Soppeng. Kehadiran saya di sini adalah bentuk komitmen dan tanggung jawab untuk terus bersama-sama membangun,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Makassar saat ini berfokus pada program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat (impactful), sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Soppeng (DPP KKS), Irjen Pol (Purn) Dr. H. Burhanuddin Andi, M.H., menyampaikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia mengungkapkan rencana untuk membentuk wadah khusus bagi para akademisi, seperti doktor dan profesor asal Soppeng, guna diberdayakan dalam mendukung pembangunan, khususnya di Sulawesi Selatan.

“Kita memiliki banyak sumber daya manusia yang luar biasa. Ke depan, kita akan himpun dalam satu wadah untuk berkontribusi lebih besar dalam pembangunan daerah,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa KKS merupakan organisasi besar yang telah menghimpun hampir 30 kerukunan di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, keberhasilan warga Soppeng di perantauan dalam berbaur dengan masyarakat setempat menjadi kebanggaan tersendiri.

“Kita membawa misi yang sama sesuai tema Massedi Ada, Massedi Gau, yaitu satu kata dan satu perbuatan. Ini yang harus terus kita jaga,” tegasnya.

Untuk diketahui hadir pembawa Tausiyah dan hikmah Halal Bi Halal, Ustadz Drs. H. Arifuddin Lewa, S.H.I.,l.(**)

Kamis, 26 Maret 2026

Bupati dan Wakil Bupati Soppeng Hadiri Pertemuan Saudagar Bugis Makassar 2026

Makassar Kabarta.com— Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati Selle KS Dalle menghadiri pembukaan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 yang digelar di Phinisi Ballroom Claro Hotel Makassar, Kamis (26/3/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh” ini menjadi ruang strategis mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat jejaring serta kolaborasi ekonomi.

Sejumlah tokoh nasional turut hadir, di antaranya Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang juga menjabat Ketua BPP KKSS, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Dzulfikar Ahmad Tawalla, Aksa Mahmud, Sekjen BPP KKSS dan Ketua KADIN Sulsel. 

Selain itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama sejumlah gubernur dari luar daerah dan seluruh kepala daerah se-Sulsel juga tampak hadir.

Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menilai, PSBM 2026 membawa manfaat besar bagi daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat besar bagi kabupaten di Sulsel berupa penguatan investasi, jejaring bisnis antar-daerah, serta pertukaran ide guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dengan hadirnya ribuan pengusaha,” ujarnya.

Selain menghadiri kegiatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Soppeng juga memanfaatkan momentum pertemuan dengan Gubernur Sulawesi Selatan untuk menyampaikan undangan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Soppeng ke-765.

Wakil Bupati Selle KS Dalle menjelaskan, penyampaian undangan tersebut dilakukan atas arahan langsung Gubernur Sulawesi Selatan agar tidak perlu lagi melakukan pertemuan terpisah.

“Iya, awalnya diagendakan bertemu di rumah jabatan sore ini. Namun saat bertemu di mushalla, Pak Gubernur menyampaikan agar undangan disampaikan langsung saja di tempat, supaya tidak perlu repot lagi. Pak Bupati bersama saya kemudian menyerahkan undangan HUT Soppeng kepada beliau. Insya Allah, jika tidak ada halangan, puncak peringatan HUT Soppeng akan dilaksanakan pada 8 April 2026,” ujarnya.

Momentum kehadiran Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam forum tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan antardaerah, tetapi juga membuka peluang kerja sama konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat. 

Sekaligus, undangan HUT Soppeng ke-765 yang telah disampaikan menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam mendukung agenda pembangunan ke depan.

Pemkab Soppeng Gelar FGD Terkait Pelaksanaan Survey Perencanaan Teknis Optimalisasi Lahan non Rawa

Soppeng Kabarta.com--- Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait persiapan pelaksanaan Survey Investigasi Desain (SID) kegiatan optimalisasi lahan non rawa, Kamis (25/3/2026), di ruang pimpinan Kantor Bupati Soppeng.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Soppeng H Suwardi Hasemg, Ketua Tim Penyusun SID LPPM Universitas Hasanuddin Andang Suryana Soma, Ph.D bersama tim, Manajer PLN Cabang Soppeng Ria Fitriani Rachman, serta Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Soppeng bersama sekretaris dan jajaran kepala bidang serta staf teknis.

Turut hadir Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) tingkat kabupaten dan koordinator PPL dari delapan kecamatan.

FGD ini menjadi forum untuk menyatukan persepsi, langkah, dan arah gerak dalam pelaksanaan survey perencanaan teknis optimalisasi lahan non rawa.

Pertemuan tersebut juga diarahkan untuk membangun kolaborasi antara program pemerintah pusat yang bersumber dari APBN dengan visi dan program prioritas Pemerintah Kabupaten Soppeng di sektor pertanian, termasuk program listrik masuk sawah.

Bupati Soppeng dalam arahannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dengan Kementerian Pertanian.

Ia menyebut, salah satu fokus pembahasan adalah penguatan program listrik masuk sawah sebagai solusi atas keterbatasan air saat musim tanam.

“Pertemuan ini adalah tindak lanjut pertemuan dengan Kementerian Pertanian yang membahas salah satu visi kami, yaitu listrik masuk sawah untuk mengatasi kondisi pertanian yang kekurangan air pada saat musim tanam, kami berharap ini dapat terwujud,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian merencanakan dukungan anggaran sekitar Rp67 miliar pada tahun ini melalui program Optimasi Lahan (OPLAH).

Ketua Tim SID, Andang Suryana Soma, memaparkan mekanisme dan metodologi penyusunan SID optimalisasi lahan non rawa. Ia menjelaskan bahwa keputusan teknis akan didasarkan pada potensi lahan serta kebutuhan kelompok tani yang menjadi sasaran survei.

Penentuan lokasi dan kelompok penerima, lanjutnya, mengacu pada data calon petani dan calon lokasi (CPCL) yang telah dihimpun oleh penyuluh pertanian, sehingga intervensi program lebih tepat sasaran.

Sementara itu, pihak PLN menjelaskan kondisi kuota serta kemampuan pembangunan jaringan instalasi listrik untuk mendukung program tersebut. 

Dukungan ini dinilai penting dalam mendorong keberhasilan optimalisasi lahan non rawa, khususnya melalui penyediaan akses energi bagi kegiatan pertanian.

PLN juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam mendukung program tersebut sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.

Melalui FGD ini, seluruh pihak diharapkan memiliki pemahaman yang sama sebelum pelaksanaan SID di lapangan, sehingga program dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Soppeng.(**)

Rabu, 18 Maret 2026

Jelang Idul Fitri 1447H, Bupati Soppeng Tinjau Sejumlah Titik Pos Pelayanan dan Pengamanan Operasi Ketupat

Soppeng Kabarta.com---  Beri rasa aman dan nyaman kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, bersama dengan Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle, Anggota Forkopimda dan OPD terkait  meninjau langsung pos pelayanan dan pengamanan Operasi Ketupat 2026, Rabu (18/3/2026). 

Peninjauan ini dilaksanakan di sejumlah titik pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di wilayah Kabupaten Soppeng, yakni di Pos Kecamatan Lalabata, Pos Kecamatan Lilirilau, Marioriawa, dan serta Marioriwawo.

Bupati Soppeng dalam kesempatan tersebut mengatakan apa yang kita lakukan saat ini untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik nantinya.

“Peninjauan ini sangat penting untuk memastikan seluruh personel siap siaga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kita ingin masyarakat merasa aman, nyaman, dan terbantu selama perjalanan mudik maupun arus balik nantinya,ucapnya.

Ia mengingatkan seluruh petugas agar tetap menjaga kesehatan dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengingat pengamanan dan penjagaan tersebut dilakukan selama 24 jam secara bergiliran yang berlangsung selama 13 hari, dimulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026.

“Ini merupakan langkah strategis yang dilakukan Polres Soppeng dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum Idul Fitri,”ungkapnya.

Ia juga sangat mengapresiasi sinergitas seluruh pihak yang terlibat, mulai dari TNI,Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP hingga tenaga kesehatan.(**)

Selasa, 17 Maret 2026

Perkuat Sinergi Lintas Sektor , Pemkab Soppeng Gelar Pertemuan Koordinasi Dukungan SERGAP

Soppeng Kabarta.com--- Dalam rangka menyatukan persepsi serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung program Serap Gabah Petani (SERGAP), Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar Pertemuan Koordinasi Dukungan Serap Gabah Petani Panen MT Oktober–Maret 2025/2026 di Aula Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Senin (16/3/2026).

Bupati Soppeng Suwardi Haseng dalam arahannya menyampaikan bahwa, pertemuan tersebut digelar menjelang masa panen yang diperkirakan meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri, sehingga diperlukan koordinasi yang kuat antara seluruh pihak terkait.

Menurutnya, Program Serap Gabah Petani merupakan program nasional yang bertujuan melindungi harga gabah petani saat panen. Karena itu kita harus memastikan harga gabah di tingkat petani tetap berada pada Harga Pembelian Pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram.

“Pertemuan ini kita laksanakan karena menjelang Hari Raya Idul Fitri banyak petani yang memasuki masa panen. Oleh karena itu kita perlu memperkuat sinergi dan koordinasi seluruh pihak, karena situasi panen saat ini tidak sama seperti sebelumnya. Ada beberapa perubahan yang nanti akan dijelaskan lebih rinci oleh Bulog dan Dinas Pertanian,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan bahwa program Serap Gabah Petani (SERGAP) merupakan program nasional yang bertujuan melindungi harga gabah petani saat panen agar tetap berada pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP)

“Program Serap Gabah Petani merupakan program nasional yang bertujuan melindungi harga gabah petani saat panen. Karena itu kita harus memastikan harga gabah di tingkat petani tetap berada pada Harga Pembelian Pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram,” tegasnya.

Bupati Soppeng manambahkan bahwa, program tersebut juga bertujuan memutus rantai distribusi yang terlalu panjang yang selama ini berpotensi menekan harga gabah di tingkat petani.

“Kita harus memastikan tidak ada potongan harga yang merugikan petani dan timbangan gabah harus sesuai. Ini adalah bentuk perlindungan kita kepada petani. Karena itu diperlukan komunikasi dan kerja sama yang baik antara Babinsa, Bulog, Dinas Pertanian, penyuluh, dan seluruh mitra,” jelasnya.(**)

Pererat Silaturahmi, Bupati Soppeng Buka Puasa Bersama Sejumlah Tokoh di Kediaman Ketua KONI

Soppeng Kabarta.com— Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Soppeng, Andi Muhammad Sadri, di kediamannya di Jalan H.A. Mahmud, Cangadi, Senin (16/3/2026).

Andi Muhammad Sadri yang juga menjabat Direktur Eksternal PT Pomala Plantation menggelar kegiatan tersebut sebagai ajang silaturahmi Ramadan.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Soppeng, tokoh masyarakat, serta tokoh organisasi. Di antaranya Direktur Perseroda PT Lamataesso Mattappa Musdar Asman, akademisi Nurmal Idrus, tokoh pemuda A. Akbar dan masyarakat Cangadi. 

Selain itu, kegiatan silaturahmi Ramadan tersebut juga dihadiri jajaran pimpinan Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Soppeng, Kabupaten Wajo, Bantaeng dan Provinsi Sulawesi Selatan.

Momentum buka puasa ini menjadi ruang mempererat hubungan antara unsur pemerintah daerah, kalangan dunia usaha, tokoh masyarakat, serta organisasi kepemudaan di Kabupaten Soppeng.

Dalam suasana penuh keakraban, para undangan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbincang dan bertukar pikiran mengenai berbagai hal terkait pembangunan daerah.

Minggu, 15 Maret 2026

APDESI Merah Putih Silaturahmi dengan Bupati Soppeng Guna Perkuat Koordinasi Pemda dan Pemdes

Soppeng Kabarta.com---, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih Sulawesi Selatan, Andi Mappakaya, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman dinas Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, dalam upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan organisasi perangkat desa yang baru terbentuk. Sabtu malam (14/3/2026). 

Andi Mappakaya yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia ( DPD APDESI ) Merah Putih Provinsi Sulawesi Selatan .dilantik di Hotel Cipta Pancoran, Jakarta pada Senin, (16/02/2026) lalu

Andi Mappakaya Kepala Desa
Tadang Palie, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan memasuki periode ketiganya sebagai kepala Desa pada tahun 2022 lalu. 

Dalam kunjungannya di Soppeng, Andi Mappakaya didampingi oleh Ketua DPD APDESI Merah Putih Soppeng, A. Wahyu Gunawan, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Ganra, serta jajaran pengurus lainnya. 

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan eksistensi organisasi sekaligus memperlihatkan struktur kepengurusan di tingkat kabupaten.

Sekretaris APDESI Merah Putih Soppeng sekaligus Kepala Desa Rompegading, Sakmawati Rahman, menyampaikan bahwa kunjungan ini dimanfaatkan untuk sosialisasi organisasi dan membangun hubungan yang lebih erat dengan pemerintah daerah. 

“Karena kepengurusan ini baru terbentuk, momentum Ramadhan kami gunakan untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan pengurus kepada Bapak Bupati,” ujar Sakmawati.

Sementara itu, Andi Mappakaya menekankan visi APDESI Merah Putih yang berfokus pada perubahan paradigma pembangunan desa. Ia menegaskan bahwa organisasi ini hadir untuk menjadi mitra strategis pemerintah di semua tingkatan, dari pusat hingga daerah. “Tujuan kami adalah menjadikan desa bukan hanya sebagai objek pembangunan, tetapi sebagai subjek aktif dalam perputaran ekonomi nasional,” kata Andi dengan penuh keyakinan.

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menyambut baik kehadiran pengurus APDESI Merah Putih. Dalam sambutannya, Suwardi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa untuk membangun "Bumi Latemmamala" menjadi lebih baik. 

Ia juga menyinggung tantangan ekonomi saat ini, di mana kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat berdampak pada ruang fiskal daerah. Meski demikian, ia optimis bahwa semua tantangan dapat diatasi apabila semua elemen pemerintah memiliki visi yang sama.

“Sebesar apapun tantangan yang kita hadapi, termasuk kebijakan efisiensi saat ini, semua bisa diatasi dengan rasa kebersamaan,” tutur Bupati Suwardi di hadapan para kepala desa yang hadir.

Pertemuan yang hangat dan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga momentum pembangunan di Kabupaten Soppeng melalui kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa. Para peserta sepakat untuk terus membangun komunikasi yang efektif dan memperkuat peran desa sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.(*)

Buka Puasa Bersama, Bupati Soppeng Pererat Hubungan Dengan Warga Mario Riaja


Soppeng kabarta.com---  Suasana kebersamaan dan kehangatan Ramadan terasa kuat dalam kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri langsung oleh Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, bersama masyarakat di depan Pasar Tanjong, Desa Mario Riaja Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh keakraban ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Ratusan warga tampak antusias menyambut kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Soppeng tersebut.

Acara buka puasa bersama ini diselenggarakan oleh Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Tanjong, Hj. Musdalifah, yang digelar di kediamannya yang berada di kawasan Pasar Tanjong. Lokasi tersebut juga dikenal sebagai tempat praktik pelayanan kesehatan umum milik dr. Ratna Budiaty Paisal.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga mempertemukan tenaga kesehatan dengan masyarakat dalam suasana yang santai dan penuh kekeluargaan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Soppeng turut didampingi oleh tim kendali SUKSES SETARA pada Pilkada lalu, yakni Nurmal Idrus dan A. Akbar. 

Kehadiran mereka turut menambah semarak kebersamaan dalam kegiatan yang berlangsung hangat tersebut.

Dalam sambutannya di hadapan masyarakat yang hadir, Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa bulan suci Ramadan memiliki makna yang sangat penting dalam memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, Ramadan bukan hanya menjadi waktu untuk meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga menjadi kesempatan yang sangat baik untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat rasa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

“Bulan suci Ramadan menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga kebersamaan dalam membangun daerah,” ujar Suwardi Haseng.

Ia juga berharap momentum kebersamaan seperti ini dapat terus dijaga dan dipelihara oleh seluruh elemen masyarakat. 

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat merupakan salah satu kunci utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik dan berkelanjutan.

Sementara itu, Hj. Musdalifah selaku penyelenggara kegiatan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Bupati Soppeng dalam acara tersebut.

Ia menilai kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara tenaga kesehatan dan masyarakat.

Menurutnya, kedekatan antara petugas kesehatan dan masyarakat sangat penting untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga kesehatan, terutama selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga pola makan yang sehat serta memperhatikan kondisi tubuh selama menjalankan ibadah puasa.

“Selama Ramadan, masyarakat tetap perlu memperhatikan pola makan yang seimbang serta menjaga kesehatan tubuh agar ibadah dapat dijalankan dengan baik,” ujarnya.

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana kebersamaan semakin terasa. Warga yang hadir tampak duduk bersama sambil berbincang santai menunggu azan Magrib berkumandang.

Berbagai hidangan berbuka puasa sederhana tersaji di lokasi kegiatan, mulai dari takjil hingga makanan berbuka yang dinikmati bersama oleh masyarakat dan tamu undangan.

Selain menikmati hidangan berbuka bersama, masyarakat juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan Bupati Soppeng. Sejumlah warga menyampaikan aspirasi, harapan, serta masukan terkait pembangunan daerah.

Kegiatan ini menjadi gambaran kuatnya hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat di Kabupaten Soppeng.

Momentum Ramadan yang penuh berkah ini pun menjadi sarana untuk memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong dalam membangun daerah.(**)

Jumat, 13 Maret 2026

Bupati Suwardi Haseng Pantau Langsung Layanan Cek Kesehatan Gratis di Pasar Ramadhan

Soppeng Kabarta.com— Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng memantau langsung layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dibuka di area Pasar Ramadhan SUKSES 2026 di Lapangan Gasis Watansoppeng, Kamis malam, 12 Maret 2026. Bupati datang didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Soppeng, Muhammad Evinuddin.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Suwardi melihat langsung aktivitas petugas kesehatan yang melayani warga yang datang memeriksakan kondisi kesehatannya. Bahkan, Bupati Soppeng juga ikut memanfaatkan layanan tersebut dengan melakukan pemeriksaan kesehatan di posko yang disiapkan di kawasan pasar ramadhan.

Posko CKG ini beroperasi setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WITA selama rangkaian kegiatan Pasar Ramadhan SUKSES 2026. Pada hari pertama pelaksanaannya, tercatat 50 warga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Soppeng, Muhammad Evinuddin, menjelaskan layanan ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis, seperti pengecekan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan dengan tenaga medis.

Menurutnya, kehadiran layanan CKG di tengah keramaian Pasar Ramadhan merupakan upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus mendorong warga untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.

“Harapannya masyarakat yang datang ke Pasar Ramadhan tidak hanya berbelanja atau menikmati suasana ramadhan, tetapi juga bisa memanfaatkan kesempatan untuk memeriksa kesehatannya,” ujarnya.

Program CKG ini dilaksanakan dengan melibatkan tenaga kesehatan dari sejumlah puskesmas di Kabupaten Soppeng yang bertugas secara bergiliran selama kegiatan berlangsung.(**)
© Copyright 2019 KABARTA | All Right Reserved