display this

Selasa, 27 Mei 2025

Siswa SMPN 5 Marioriawa Wakili Sulsel Diajang FTBI Tingkat Nasional

 
Depok Jabar, kabarta.com--- Ahmad Fauzi Pratama Siswa  SMPN 5 Marioriawa Kabupaten Soppeng mewakili provinsi Sulawesi selatan kategori lomba pidato bahasa Bugis di ajang Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) 2025 di Depok, Jawa Selasa (27/5/2025)

Ahmad Fauzi Pratama sebelumnya tahun lalu berhasil meraih juara pertama pada Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat provinsi Sulsel, 8 November 2024 di Hotel Novotel, Makassar yang otomatis mewakili provinsi Sulsel ditingkat nasional.

Kepala Sekolah SMPN 5 Marioriawa Rahmatiah, S.Pd., M.Pd menyampaikan rasa syukur dan bangganya siswanya Ahmad Fauzi Pratama bisa mewakili SMPN 5 Marioriawa dan Kabupaten Soppeng diajang nasional.

"Saya bangga dan mengapresiasi pencapaian Ahmad Fauzi Pratama yang tidak hanya membawa nama baik SMPN 5 Marioriawa, namun juga mewakili provinsi Sulawesi selatan diajang nasional"

"Kami bersama kawan guru di SMPN 5 Marioriawa berkomitmen memberikan dukungan penuh dalam pelestarian bahasa daerah agar mendapat tempat di hati generasi muda khususnya di kabupaten Soppeng", ujar Rahmatiah.(**)



Minggu, 25 Mei 2025

Bupati Soppeng Aprisiasi Upaya PLN Hadirkan Pasokan Listrik Hingga ke Pelosok Desa

Soppeng Kabarta.com--- Pemerintah Kabupaten Soppeng memberikan dukungan penuh terhadap program percepatan elektrifikasi desa yang dicanangkan PT PLN (Persero) di Sulawesi Selatan, Minggu (25/05/2025).

Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, SE mengapresiasi upaya PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal hingga ke pelosok desa. Ia menekankan pentingnya akses listrik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami siap memberikan dukungan penuh yang dibutuhkan PLN untuk mempercepat program elektrifikasi pedesaan dan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Hal ini sangat penting untuk menggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Soppeng,” ujar Bupati Soppeng.

Rencana ada 6 dusun di 3 kecamatan. Yang akan dibangun jaringan listrik masuk desa di pelosok. Antara lain :

1) dusun ara kec donri2

2) dusun coppo liang Kec. Lalabata

3) dusun liangeng Kecamatan Lalabata

4) dusun ara Kecamatan Lalabata

5) dusun manddulang/palakka Kecamatan Lalabata

6) dusun Datae & Gellengee’ Kecamatan Marioriawa.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Soppeng, PLN optimis dapat menyelesaikan pembangunan jaringan listrik di desa-desa tersebut. Kehadiran listrik yang andal diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Soppeng.

Menteri Sosial Puji Kecepatan Bupati dan Wabup Soppeng Respon Program Sekolah Rakyat

Jakarta Kabarta.com--- Menteri Sosial Syaifullah Yusuf memuji kecepatan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Soppeng, Suwardi Haseng - Selle KS Dalle, dalam menyambut Program Sekolah Rakyat (SR) dan Langsung mendapatkan Bonus Pembangunan Sekolah.

Hanya berselang beberapa hari sejak bertemu dengan Menteri Sosial Syaifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial (Wamenos) Agus Jabo Priyono, pasangan yang akrab disapa SUKSES ini langsung berkoordinasi dengan jajarannya menyiapkan fasilitas awal untuk program ini. Hasilnya, keduanya kemudian menunjuk bekas lokasi RSU Ajjapange di Jalan Samudra, sebagai lokasi sementara kampus Sekolah Rakyat. "Sambil menunggu pembangunan Gedung Sekolah Rakyat yang baru dan lebih representatif, kita tempatkan dulu di bangunan bekas RSU Ajjapange. Kita menganggap lokasi ini sangat layak untuk menjawab semua kebutuhan sekolah seperti asrama," kata Suwardi.

Kecepatan Soppeng itu langsung diapresiasi oleh Kemensos. Bersama dengan Kota Makassar, Soppeng bersama Kabupaten Bone, menjadi daerah yang akan mendapat fasilitas pertama berupa pembangunan gedung sekolah yang refresentif. "Kita mengapresiasi kepala daerah yang cepat tanggap. Ini menjadi bukti komitmen mereka (Sukses) untuk kemajuan pendidikan daerahnya," kata Syaifullah, ketika ditemui Suwardi dan Selle di Jakarta, pekan lalu.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan program Sekolah Rakyat sebagai gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas mulai dirintis di 100 titik pada 2025.(**)

Sabtu, 24 Mei 2025

Pemkab Soppeng Terus Berupaya Mengoptimalkan Pemanfaatan Aset Pemerintah yang Ada

Soppeng kabarta.com--- Dalam menjaga aset negara agar tetap terpelihara dengan baik, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, menginstruksikan Lurah Galung dan Kepala Desa Ganra setempat untuk melaksanakan kerja bakti di gedung aset pemerintah yang telah lama tidak dimanfaatkan, Sabtu (24/05/2025).

Kerja bakti ini merupakan langkah nyata dalam menjaga dan merawat aset-aset pemerintah yang ada di wilayah Kabupaten Soppeng. Gedung-gedung yang tidak terpakai tersebut, meskipun tidak difungsikan, tetap merupakan milik negara dan perlu dijaga kelestariannya. Dengan adanya kerja bakti, diharapkan kondisi gedung-gedung tersebut dapat tetap terawat dan terhindar dari kerusakan yang lebih parah.

Suwardi Haseng berharap agar seluruh masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam menjaga aset-aset pemerintah. Kerja bakti ini selain sebagai bentuk perawatan, juga dapat meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap kekayaan negara.

Pemerintah Kabupaten Soppeng akan terus berupaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset-aset pemerintah yang ada. Langkah-langkah strategis akan terus dilakukan untuk memastikan seluruh aset negara dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.(**)

Jumat, 23 Mei 2025

Gedung Bekas RS Ajjapangnge Akan Dijadikan Sekolah Rakyat Sementara

Soppeng Kabarta.com--- Bupati Soppeng Suwardi Haseng dan Wakil Bupati Soppeng Selle Ks Dalle melakukan kerja bakti di bekas Rumah Sakit Ajjappangnge yang akan dijadikan sementara sekolah rakyat. Di sisi lain Pemkab Soppeng juga mencari kepala sekolah sesuai dengan 3 standar kriteria.

Kerja bakti itu dilakukan pada Jumat (23/5/2025). Kerja bakti itu melibatkan beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Bupati Soppeng Suwardi Haseng menyatakan kesiapan dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Soppeng terhadap pembangunan Sekolah Rakyat.

“Kami Pemerintah Kabupaten Soppeng sangat mendukung penuh gagasan cerdas Bapak Presiden Prabowo untuk memuliakan warga kurang mampu melalui jalur pendidikan dengan konsep pendidikan gratis dan boarding school,” katanya.

Suwardi juga menekankan pentingnya program ini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Soppeng. Sebab, anak-anak yang seharusnya bersekolah berhenti karena tekanan ekonomi memaksa dia untuk bekerja.

“Insyaallah dengan program ini bisa mengembalikan anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Karena kami bertekad meningkatkan taraf hidup masyarakat kami,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng Selle Ks Dalle mengatakan, gedung bekas rumah sakit ini akan dijadikan sementara sekolah rakyat. Sebab, gedung permanennya baru akan dibangun.

“Gedung ini akan dimanfaatkan sementara sebagai sekolah rakyat. Untuk lokasi gedung permanen sudah kami siapkan, tinggal menunggu Kemensos untuk bangun gedungnya,” ucapnya.

Dia menerangkan, sekolah rakyat ini salah satu program strategis nasional yg menjadi konsern Pemkab Soppeng. Sekolah rakyat ini diharapkan sebagai rumah harapan keluarga yang tidak mampu untuk memuliakan martabat keluarganya.

“Sekolah ini akan membentuk jati diri anak dari keluarga yang tidak mampu untuk menyalakan cahaya perubahan di tengah masyarakat dan penggerak kemajuan daerah. Sekolah rakyat tempat belajar, berbagi dan tumbuh bersama merawat kebersamaan dan semangat kegotong royongan untuk masa depan yang sukses,” bebernya.

Eks Legislator DPRD Sulsel itu menyebutkan, Pemkab Soppeng juga diberikan kewenangan untuk menentukan kepala sekolah.

“Pemkab yang diberi tanggungjawab (tentukan kepala sekolah). Tentu untuk persyaratannya administrasi dan pengalaman pelatihan kepala sekolah,” sebutnya.

Dia menambahkan, ada 3 kriteria wajib yang harus dimiliki oleh kepala sekolah rakyat. Diantaranya calon kepala sekolah harus memiliki empati sosial, yang tinggi mengingat siswa Sekolah Rakyat berasal dari latar belakang yang rentan.

“Empati ini harus dominan. Mereka harus bisa merasakan dan memahami kondisi siswa secara mendalam,” ungkapnya.

Kriteria kedua calon kepala sekolah juga memiliki kemampuan memotivasi. Sebab, kepala sekolah tidak cukup hanya memahami namun juga harus bisa menjadi motivator ulung.

“Harus bisa membangkitkan semangat juang dan kepercayaan diri anak-anak. Jangan sampai mereka sudah miskin, tapi tambah lemas. Justru mereka harus jadi pejuang,” jelasnya.

Kemudian kriteria ketiga wawasan luas. Seorang kepala sekolah juga harus memiliki wawasan yang luas agar mampu mengarahkan siswa menuju masa depan yang lebih baik.

“Semangat tanpa wawasan itu kosong. Kepala sekolah harus bisa mengantar siswa memiliki kemauan dan kemampuan untuk sukses,” papar Selle.(**)

Kamis, 08 Mei 2025

Bupati Suwardi Haseng Pimpin Rapat Terbatas Dengan Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Soppeng


Soppeng Kabarta.com--- Dalam rangka pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2025, Bupati Soppeng, H Suwardi Haseng SE, memimpin rapat terbatas dengan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Soppeng, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Soppeng, Rabu (7/5/2025) kemarin.

Dalam rapat tersebut, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, Andi Ibrahim Harta Sanjaya SH MSi,  bertindak selaku moderator.

Pada kesempatan itu, Bupati Soppeng mengatakan, rapat terbatas tersebut dilaksanakan bertujuan untuk merapatkan barisan dan memantapkan kekompakan para pimpinan SKPD, dalam melaksanakan berbagai program dan kegiatan pemerintah kabupaten Tahun Anggaran 2025, pasca efiseinsi anggaran sesuai ketentuan Inpres Nomor 1 Tahun 2025.

Selain itu, Suwardi Haseng, mengatakan, rapat terbatas tersebut juga bertujuan untuk menyamakan persepsi, terhadap pelaksanaan langkah-langkah strategis, guna mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Soppeng tahun 2025.

Harapannya, seluruh SKPD dapat berjalan bersama, berkolaborasi, saling meperkuat untuk mencapai target dan sasaran yang telah dirumuskan. 

"Artinya, pelaksanaan program dan kegiatan memiliki indikator jelas dan sasaran yang tepat, agar tidak terkesan pencitraan kepada masyarakat,’’ kata Suwardi.

Selanjutnya, Legislator Provinsi Sulawesi Selatan ini, memanfaatkan momentum tersebut untuk berdiskusi dengan beberapa pimpinan SKPD, terkait dengan progress tupoksi (tugas pokok dan fungsi, Red) yang perlu ditangani dengan segera.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bappelitbangda, Andi Agus Nongki SSTP MSi, menguraikan, sekarang sementara berlangsung proses penyusunan RPJMD, yang diharmonisasikan dengan visi dan misi Soppeng Setara (Sehat, Maju dan Berdaya Saing Berbasis Agropolitan, Red) berjalan sesuai dengan tahapan dan tidak mengalami kendala. 
“Progresnya sudah mencapai 80 persen, dan Musrenbang RPJMD direncanakan pada tanggal 14 Mei hingga 16 Mei 2025 nanti,’’ paparnya.

Sementara, PLT Kadis DTPHPKP,Aulia Warjuni STP MSi, juga berkesempatan melaporkan bahwa informasi yang disampaikan oleh Bulog Soppeng, jumlah serapan beras dari gabah petani mencapai 18.146.461 kg atau 18.146 ton. Namun, masih ada sekitar 8000 hektar yang akan dipanen dalam waktu dekat ini

Sementara itu, Kadis PUPR, Andi Haeruddin SSTP, mengatakan, setelah efisiensi anggaran kelar, pihaknya segera rehabilitasi berat jembatan Salokaraja dan Kessing. 

“Segera kita laksanakan proses tahapan lelang kedua jembatan tersebut, sesuai arahan bapak Bupati, “ urainya.

Kemudian, Kadis DP3AP2KB, Hj Andi Husniati SE MM, menjelaskan terkait penanganan stunting. Menurutnya, langkah awal adalah melaksanakan rapat koordinasi bersama berbagai stakeholder, untuk menyamakan persepsi dan langkah-langkah untuk melakukan intervensi. Tidak hanya itu, kami pun melakukan koordinasi yang intensif dengan Dinas Kesehatan, agar metode intervensinya efektif dan tepat sasaran. 

‘’Terimakasih pak bupati telah memberikan arahan dan bimbingan kepada kami, ‘’ ucap Hj Andi Husni 

Berikutya, Plt Kadis Kesehatan, Muhamammad Evinudddin SSTP, menguraikan jumlah sasaran stunting di Kabupaten Soppeng, mencapai 1242 anak. Untuk menyasar sasaran ini kami berkoordinasi dan berkolaborasi dengan pihak DP3AP2KB, dan berbagai stakeholder agar penanganan stunting tahun ini berjalan sesuai dengan target.

Selanjutnya, Evinuddin menjelaskan, tahun ini akan dilakukan rehabilitasi ringan dan sedang beberapa Puskesmas, agar pelayanan tetap optimal. Tidak hanya itu, untuk menjamin ketersediaan obat di Puskesmas kita lakukan pengadaan obat yang selektif berdsarkan trend pemakaian jenis obat tahun lalu. 

‘’Hal ini menghindari terjadinya expayer atau kadaluarsa obat yang terlalu banyak,’’ kata Alumnus STPDN ini.

Direktur RS Latemmamala, dr Hj Mudirusniah SpKJ, menerangkan, keluhan masyarakat terkait kelangkaan  obat sudah teratasi dengan baik, obat sudah tersedia, apalagi penyedia sudah menyuplai dengan lancar. Begitu pula soal antrian panjang dan pengambilan obat bagi pasien rawat jalan terlalu lama, sudah diatasi pula. 

"Antrian sudah tertib dan penagmabilan obat sudah cepat, hal itu berkat araham dan bimbingan pak bupati dalam pengambilan keputusan dan kebijakan serta langkah-langkah untuk mengatasinya,’’ ungkapnya.

Sedangkan, terkait dengan penanganan  Pasar Sentral dan Pasar Lamataesso, Kadis Koprindag, Andi Agus Salim SSTP, melaporkan, untuk relokai para penjual yang menempati badan jalan, sudah dipersiapkan tempat di dalam Pasar La Mataesso dan sekitar area parkiran.

"Semoga, sebelum Idul Adha, sudah dapat dipindahkan ke tempat yang telah disiapkan,’’ ucapnya.

Di akhir pertemuan, Bupati Soppeng, kembali menegaskan kepada seluruh pimpinan SKPD, untuk tetap menjaga kekompakan, koordinasi,  dan saling mendukung dalam pelaksanaan tupoksi serta berdaarkan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Pertemuan semacam ini kita akan laksanakan sesuai dengan urgensi masalah pembangunan ke depan,’’ kuncinya(**)

Jumat, 25 April 2025

Pemkab Soppeng Gelar Upacara Peringatan Hari Otoda Ke XXIX

Soppeng Kabarta.com--- Pemerintah Kabupaten Soppeng hari ini menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXIX di halaman Kantor Bupati Soppeng, Jumat (25/04/2025)

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXIX di Kabupaten Soppeng ini menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen dalam membangun daerah dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Upacara yang mengangkat tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045” ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Soppeng membacakan sambutan seragam Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Dalam Sambutannya Menteri Dalam Negeri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam keberhasilan otonomi daerah di Indonesia, serta menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai kunci untuk mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045.

Sambutan tersebut juga menyinggung pentingnya pemerintahan daerah yang responsif, transparan, dan akuntabel. Menteri Tito Karnavian mengajak seluruh komponen bangsa untuk memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan berorientasi pada pelayanan publik dan menekankan pentingnya peran pemerintah daerah sebagai mitra aktif dalam merancang kebijakan yang relevan dengan kondisi dan potensi lokal.

Lebih lanjut, Menteri Dalam Negeri menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas daerah melalui beberapa strategi, meliputi: penguatan sumber daya manusia aparatur, peningkatan kapasitas keuangan daerah, dan penguatan kelembagaan dan tata kelola.

Lebih lanjut, Menteri Dalam Negeri menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas daerah melalui beberapa strategi, meliputi: penguatan sumber daya manusia aparatur, peningkatan kapasitas keuangan daerah, dan penguatan kelembagaan dan tata kelola.

Upacara dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Kab. Soppeng, para Asisten Setda Kab. Soppeng, para Kepala SKPD, pimpinan Instansi Vertikal, para Kabag, dan para Camat se Kab. Soppeng.(**)



© Copyright 2019 KABARTA | All Right Reserved