display this

Sabtu, 09 Mei 2026

Soppeng Menjadi Salah Satu Daerah Prioritas Program Pengembangan Pertanian Modern Kementan RI

Soppeng Kabarta.com--- Kabupaten Soppeng menjadi salah satu daerah prioritas dalam pengembangan pertanian modern dan program ketahanan pangan nasional dari kementerian pertanian RI, program ini merupakan sistem pertanian modern yang mengedepankan penggunaan benih unggul, pemupukan berimbang, mekanisasi pertanian, penggunaan alat tanam modern, hingga pemanfaatan drone dalam proses budidaya pertanian.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Prof. Dr. Ir. Fadjry Jufri, M.Si. saat penanaman perdana program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kelurahan Apanang, Kecamatan Liliriaja, Jumat (8/5/2026).

Menurut Fadjry Jufri, program tersebut sebelumnya telah diuji coba di Soppeng dan berhasil mencapai produktivitas 10,4 ton per hektar. Makanya tahun ini ditambah 120 hektar untuk Soppeng.

Ditambahkannya bahwa, di Sulawesi Selatan hanya terdapat empat kabupaten yang mendapatkan program PM-AAS, yakni Sidrap, Bone, Soppeng, dan Maros, olehnya itu Ia berharap dukungan dan keterlibatan Pemerintah Kabupaten Soppeng dapat membuat program tersebut berjalan maksimal dan terus berkembang.

Sementara Bupati Soppeng Suwardi Haseng, dalam sambutan pada kegiatan tersebut  menyampaikan bahwa, kegiatan ini bukan sekadar tanam perdana, tetapi menjadi tanda bahwa pertanian di Kabupaten Soppeng mulai bergerak menuju sistem pertanian yang lebih modern, maju, dan produktif.

“Program PM-AAS ini hadir untuk membantu petani bekerja lebih efisien melalui mekanisasi, penggunaan teknologi, pendampingan penyuluh, hingga pola tanam modern, dengan harapan hasil panen meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujarnya.

Ia juga mengajak petani untuk tidak takut terhadap perubahan dan perkembangan teknologi di sektor pertanian.

“Teknologi bukan untuk menggantikan petani, tetapi membantu petani agar kerja lebih ringan dan hasil lebih besar,” tutupnya.(**)

Senin, 27 April 2026

Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Dinas TPHPKP Kabupaten Soppeng Gelar Pasar Murah


Soppeng kabarta.com— Dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi, Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHPKP) menggelar kegiatan pasar pangan murah di halaman kantor dinas Pertanian, Senin (27/4/2026).

Kepala Dinas TPHPKP Kabupaten Soppeng, Aryadin Arif, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat.

“Pelaksanaan gelar pangan murah ini dalam rangka menjaga stabilitas bahan pokok dan menekan laju inflasi, khususnya di Kabupaten Soppeng,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas dijual dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar. Di antaranya terigu Kompas Rp10.500 per kemasan, terigu Dua Pedang Rp8.000, minyak goreng Alif 2 liter Rp40.500, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp30.000 per kilogram.

Selain itu, tersedia beras SPHP Rp58.000 per 5 kilogram, beras premium Rp74.500 per 5 kilogram, minyak goreng “Kita” kemasan bantal Rp15.000 per liter, serta gula pasir Rp17.500 per kilogram.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pemerintah daerah berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala guna menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi daerah.(**)

Sabtu, 25 April 2026

12 Keluarga Penerima Manfaat di Desa Parenring Terima BLT DD

Soppeng Kabarta.com--- Guna membantu masyarakat kurang mampu serta menjaga stabilitas ekonomi warga di tengah berbagai tantangan kebutuhan hidup, Pemerintah Desa Parenring, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng  salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk Triwulan I Tahun 2026 , jumat, 24 April 2026.

Penyaluran BLT-DD kali ini diberikan kepada 12 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah melalui proses verifikasi dan penetapan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bantuan disalurkan untuk periode bulan Januari Februari dan Maret 2026, dengan nilai Rp300.000 per bulan untuk setiap KPM.

Dengan demikian, total bantuan yang diterima oleh masing-masing KPM selama Triwulan I adalah sebesar Rp900.000. Penyaluran dilakukan secara langsung kepada penerima dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta tertib administrasi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pemerintah desa, unsur BPD, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Babinkamtibnas, Babimnas serta pihak terkait lainnya guna memastikan bahwa proses penyaluran berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai regulasi. Para penerima manfaat juga diharapkan dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Melalui penyaluran BLT-DD ini, Pemerintah Desa Parenring berharap dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di tingkat desa.(**)

Jumat, 24 April 2026

Bupati Soppeng Teken MOU Terkait Penanganan Masalah Sampah


Makassar Kabarta.com--- Bupati Soppeng Suwardi Haseng melakukan penandatanganan komitmen bersama pengelolaan sampah dan strategi KIE sebagai langkah konkret dalam memperkuat keseriusan pemerintah daerah menangani persoalan sampah di wilayah masing-masing

Penandatanganan tersebut dilakukan Bupati Soppeng saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengelolaan Sampah dan Strategi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (23 April 2026).

Rapat koordinasi dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, serta dihadiri Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup, Ary Sudijanto, dan diikuti oleh 24 kepala daerah kabupaten/kota se-Sulawesi.

Deputi KLH, Ary Sudijanto, dalam arahannya menegaskan bahwa pemerintah pusat menargetkan penyelesaian persoalan sampah secara nasional pada tahun 2029 sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029.

Upaya yang didorong meliputi penghentian praktik open dumping di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta penguatan pengelolaan sampah dari hulu melalui pemilahan di tingkat sumber atau rumah tangga.

Pemerintah pusat mencanangkan Gerakan Indonesia ASRI sebagai bagian dari upaya bersama dalam mengatasi persoalan sampah dan menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Sementara Bupati Soppeng menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat dan kesiapan Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah, mulai dari tingkat rumah tangga hingga pengolahan akhir.

Kolaborasi lintas sektor serta keterlibatan aktif masyarakat dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Rakor ini diharapkan mampu memperkuat langkah strategis Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam penanganan sampah, sekaligus berkontribusi dalam pencapaian target nasional menuju Indonesia yang lebih bersih dan ramah lingkungan pada tahun 2029.(**).

Sabtu, 18 April 2026

Lantik 18 Pejabat, PLT Sekda Soppeng Tegaskan; Ini Amanah yang Menuntut Integritas dan Profesionalisme

Soppeng Kabarta.com--- Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Soppeng, Andi Muhammad Surahman menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang menuntut integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Andi Muhammad Surahman saat melantik serta mengambil sumpah jabatan terhadap 18 pejabat administrator dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Soppeng di Aula Kantor BKPSDM Kabupaten Soppeng, Jumat, 17 April 2026.

la mengingatkan para pejabat yang dilantik untuk meningkatkan kinerja dan disiplin, serta memahami secara utuh tugas dan fungsi sesuai jabatan yang diemban.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah penataan birokrasi yang dilakukan pemerintah daerah untuk memastikan jabatan diisi aparatur sipil negara sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi.

Berikut nama 18 pejabat administrator dan fungsional yang dilantik:

1. AWALUDDIN, ST., MT., Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Soppeng.

2. Ir. PUJIARMAN, ST., MT., IPP, Kepala Bidang Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Soppeng.

3. ANDI WALINONO, S.Sos., M.AP., Kepala Seksi Pemerintahan pada Kelurahan Limpomajang, Kecamatan Marioriawa.

4. MURSIN, S.IP., Sekretaris Lurah Jennae, Kecamatan Liliriaja.

5. SULFA, S.IP., MM., Kepala Seksi Pemerintahan pada Kantor Kecamatan Lalabata.

6. MASTUTI, S.IP., Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum pada Kantor Kecamatan Liliriaja.

7. RUSMAN, S.Sos., M.Si., Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Madya pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

8. IWAN SETIAWAN, S.Kom., MM., Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Muda pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

9. WIDIAWATI, S.Si., MM., Administrator Kesehatan Ahli Madya pada UPT RSUD La Temmamala.

10. SAHRIANA GAFFAR, S. Kep., Ns., Epidemiolog Kesehatan Ahli Muda pada Dinas Kesehatan.

11. NUR ASYRUNI MUHARRAM, S.Tr. Kes., Administrator Kesehatan Ahli Muda pada Dinas Kesehatan.

12. NURHAYATI, S.E., M.Si., Perencana Ahli Muda pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

13. RESKI, S.A.P., Perencana Ahli Pertama pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah.

14. dr. ANDI NIKMA, Sp.B., Dokter Ahli Pertama pada UPT RSUD La Temmamala.

15. SYIARUDDIN, S.Kep., Ns., Perawat Penyelia pada UPT RSUD La Temmamala.

16. MARWAH, S.Pd., M.Pd., Guru Ahli Muda pada UPTD SPF SDN 141 Cennae.

17. SUPRIADI, S.Pd.Gr., M.Pd., Guru Ahli Pertama pada UPTD SPF SDN 141 Cennae.

18. WAHYU FIRMANSYAH, S.Pd., M.Pd., Guru Ahli Pertama pada UPTD SPF SDN 205 Macanre.(**)

Dorong Minat Baca Masyarakat, Askrindo Regional Makassar Berikan Bantuan Mobil Pintar Kepada Pemkab Soppeng

Makassar Kabarta.com---- Pemerintah Kabupaten Soppeng menerima bantuan satu unit Mobil Pintar (MOPI) dari PT Askrindo Regional Makassar dalam upaya memperluas akses literasi masyarakat, khususnya 
di wilayah pedesaan. 

Bantuan Mobil Pintar tersebut diserahkan langsung oleh Regional Office Head PT Askrindo Makassar, Cery Fertiliawan, kepada Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, di Makassar pada Jumat, 17 April 2026

Dalam keterangannya, Cery Fertiliawan menjelaskan bahwa Mobil Pintar merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan yang difokuskan pada peningkatan literasi masyarakat. keterbatasan akses bahan bacaan di wilayah terpencil masih menjadi tantangan yang perlu diatasi secara kolaboratif.

“Program ini bertujuan untuk mendorong minat baca masyarakat, terutama anak-anak di daerah pelosok yang memiliki keterbatasan akses terhadap bahan bacaan. Mobil Pintar ini membawa berbagai jenis buku mulai dari cerita anak, buku pelajaran sekolah, hingga literatur umum lainnya,” ujar Cery.

Ia menambahkan bahwa selain koleksi buku fisik, Mobil Pintar juga dilengkapi fasilitas literasi digital untuk mendukung pembelajaran masyarakat di era modern. 

Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat diharapkan dapat mulai terbiasa mengakses informasi secara lebih luas melalui media digital.

Lebih lanjut, pengelolaan operasional Mobil Pintar ini nantinya akan berada di bawah tanggung jawab Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Soppeng, yang akan mengatur jadwal kunjungan ke desa-desa serta memastikan program berjalan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Soppeng Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Askrindo atas dukungan yang diberikan kepada pemerintah daerah. Ia menilai bahwa bantuan tersebut merupakan langkah konkret dalam memperkuat budaya literasi di Kabupaten Soppeng.

“Bantuan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Mobil Pintar ini akan menjadi solusi jemput bola untuk menjangkau warga, terutama anak-anak dan masyarakat yang akses bukunya masih terbatas atau jauh dari perpustakaan,” ujar Suwardi.

Dengan hadirnya Mobil Pintar, pemerintah daerah berharap akses pendidikan non-formal dapat semakin merata hingga ke wilayah terpencil.

Program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat, khususnya generasi muda di daerah pedesaan.

PT Askrindo sebagai pihak pemberi bantuan menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial, terutama di sektor pendidikan dan literasi masyarakat.

Dengan adanya kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah daerah, program Mobil Pintar diharapkan dapat menjadi model penguatan literasi berbasis layanan bergerak yang efektif menjangkau masyarakat luas di Kabupaten Soppeng dan sekitarnya.(**)

Jumat, 17 April 2026

150 Santri dari Enam Pontren di Soppeng Terima Santunan BAZNAS

 

Soppeng Kabarta.com---  Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, KM. Satturi, menyerahkan santunan kepada 150 santri dan anak yatim.

Adapun penerima santunan berasal dari enam pondok pesantren di Kabupaten Soppeng diantaranya,Pontren Yasrib Lapajung Soppeng, Pontren DDI Pattojo, Pontren Pergis Ganra, Pontren Pertanian NU Sering, Pontren Darunnaim Pesse, Pontren As'Adiyah Tokare.

Penyerahan tersebut berlangsung di Masjid Agung Darussalam Watansoppeng, Kamis (16/4/2026).

Santunan tersebut merupakan bagian dari penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Soppeng.

Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, KM. Satturi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kehadiran BAZNAS dalam memberikan perhatian kepada santri dan anak yatim. Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan titipan dari para muzakki yang wajib disampaikan kepada penerima yang berhak.

“Anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama. Melalui penyaluran ini, kami berharap dapat membantu meringankan kebutuhan mereka serta menumbuhkan semangat dalam menempuh pendidikan. Kami juga mengapresiasi kepercayaan para muzakki yang telah menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Kabupaten Soppeng,” ujarnya.


Sementara itu, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Soppeng terus mendorong penguatan program sosial yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan.

Ia menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah dan BAZNAS memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan bantuan sosial di daerah.

“Program seperti ini sangat positif karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan para santri. Pemerintah daerah tentu mendukung penuh upaya-upaya yang dilakukan BAZNAS,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Melalui santunan ini, kita ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus membantu memenuhi kebutuhan mereka,” pungkasnya.(**)
© Copyright 2019 KABARTA | All Right Reserved